Rudiantara: Tidak Semua WhatsApp Bisa Disadap Polisi

Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara sesuai melaksanakan Salat Ied di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu, 5 Mei 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan patroli WhatsApp yang dilakukan kepolisian merupakan patroli dalam tanda kutip. Artinya, kata dia, tidak semua WhatsApp orang pribadi bisa dimasuki atau disadap polisi.

Baca juga: Polri Pantau Grup WhatsApp, Rudiantara: Saya Dukung

"Siapapun yang comitted pada crime, artinya dinyatakan dia bermasalah secara hukum, itu bisa diproses. WhatsApp, itu kalau pribadi gini, ranah pribadi," kata Rudiantara di Hotel Lumire Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019.

Dia memastikan kalau tidak ada masalah hukum, tidak ada dasar kepolisian untuk masuk. Hal itu berbeda dengan media sosial, di mana itu merupakan ranah publik yang terbuka ada delik aduan atau delik umum.

"Kalau misal terkena delik aduan atau delik umum dalam grup WhatsApp, masa dibiarkan. Misal kita ada 100, ada satu yang berperkara secara hukum masa kita membiarkan yang bersangkutan, tidak kan. Nah itu enggak ada masalah," ujar Rudiantara.

Jadi, kata dia, yang menetapkan hal itu melanggar aturan atau tidak adalah polisi. Kecuali UU ITE itu Kominfo, karena Kominfo memiliki penyidik PNS. "Kan tidak semuanya UU ITE kalau WhatsApp," ujarnya.

Direktorat Siber Badan Reserse Kriminal Polri sebelumnya mengumumkan bakal melakukan pemantauan grup-grup WhatsApp, selain menggelar patroli siber di media sosial. Tim siber kepolisian memastikan patroli itu hanya dilakukan di grup WhatsApp yang terindikasi menyebarkan kabar bohong atau hoaks.

Kominfo mencatat, pasca-Pemilu, persebaran kabar bohong atau hoaks di dunia maya masih ramai. Kabar bohong menyebar tak hanya di grup perpesanan, tapi juga tersiar melalui laman-laman atau URL.

Meski terdeteksi masih ramai, URL yang memuat tentang kabar bohong atau hoaks telah menurun jumlahnya. Rudiantara mengatakan, penurunan jumlah hoaks terjadi setelah aksi massa 22 Mei berlangsung. Bila saat aksi massa terdapat 600 hingga 700 persebaran URL yang ditengarai mengandung kabar bohong dan hasutan, belakangan ini konten yang memuat hal seragam menyusut menjadi 100.

Meski ada penurunan persentase jumlah kabar bohong, Rudiantara meminta masyarakat tetap waspada. Ia juga mengimbau pengguna Internet tak memantik atau menyebarkan hoaks yang sifatnya menghasut. Termasuk di grup WhatsApp.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA






Kasus Mahsa Amini: Iran Blokir WhatsApp dan Instagram Demi Pembungkaman Demonstran?

2 hari lalu

Kasus Mahsa Amini: Iran Blokir WhatsApp dan Instagram Demi Pembungkaman Demonstran?

Blokir dilakukan di tengah meluasnya aksi demonstrasi di Iran atas kematian Mahsa Amini. Kebijakan disinyalir sebagai upaya mengekang gerakan protes.


Polisi Islandia Tangkap 4 Terduga Aksi Teror

3 hari lalu

Polisi Islandia Tangkap 4 Terduga Aksi Teror

Kasus penangkapan perihal teroris ini disebut sebagai yang pertama terjadi di pulau kecil Eropa utara ini.


Demo Menentang Kematian Mahsa Amini Meluas, Iran Blokir Internet dan Instagram

4 hari lalu

Demo Menentang Kematian Mahsa Amini Meluas, Iran Blokir Internet dan Instagram

Jumlah korban tewas dalam unjuk rasa memprotes kematian Mahsa Amini bertambah, Iran mulai memblokir Internet, Instagram dan Whatsapp


Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

5 hari lalu

Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

Mabes Polri saat berupaya maksimal mengamankan kegiatan Presidensi G20 di Bali pada 7-17 November 2022.


Pemimpin Tertinggi Iran Kirim Utusan Temui Keluarga Mahsa Amini, Protes Masih Berkecamuk

5 hari lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Kirim Utusan Temui Keluarga Mahsa Amini, Protes Masih Berkecamuk

Melalui utusannya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan belangsungkawa atas kematian Mahsa Amini.


Inilah Daftar 3 Polisi Terkaya di Indonesia Versi LHKPN

7 hari lalu

Inilah Daftar 3 Polisi Terkaya di Indonesia Versi LHKPN

Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa bukanlah satu-satunya polisi dengan nilai kekayaan fantastis. Berikut tiga polisi terkaya versi LHKPN.


Aturan Jilbab di Iran, Kematian Mahsa Amini Trending di Twitter

7 hari lalu

Aturan Jilbab di Iran, Kematian Mahsa Amini Trending di Twitter

Kematian Mahsa Amini telah memancing unjuk rasa, yang diikuti oleh ratusan orang. Amini ditahan karena dugaan pelanggaran aturan jilbab.


Hak Apa Saja Yang Didapat Korban Salah Tangkap Polisi?

8 hari lalu

Hak Apa Saja Yang Didapat Korban Salah Tangkap Polisi?

Polisi bisa saja melakukan salah tangkap, sebagai korban bisa mengajukan ganti rugi yang dijamin KUHAP. Bagaimana caranya?


Polisi Gandeng BEM Unindra dan Unas Bagi-bagi Sembako buat Ojek Daring di Jakarta

9 hari lalu

Polisi Gandeng BEM Unindra dan Unas Bagi-bagi Sembako buat Ojek Daring di Jakarta

Polsek Ciracas bagi-bagi sembako kepada sejumlah pengemudi ojek daring (online) dan sopir angkot di wilayah tersebut.


Jelang Pemakaman Ratu Elizabeth II, 2 Polisi Ditikam di London

10 hari lalu

Jelang Pemakaman Ratu Elizabeth II, 2 Polisi Ditikam di London

Dua polisi ditikam pada Jumat pagi di pusat kota London ketika polisi Inggris tengah sibuk mengamankan prosesi pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II