Pemerintah dan DPR Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2020

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Ketua Dewan Komisi Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto dalam rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat Komisi XI soal Asumsi Dasar dalam Kerangka Asumsi Makro dan Pokok Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2020. Tempo/Hendartyo Hanggi

    (ki-ka) Ketua Dewan Komisi Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto dalam rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat Komisi XI soal Asumsi Dasar dalam Kerangka Asumsi Makro dan Pokok Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2020. Tempo/Hendartyo Hanggi

    berkomentar. "Wah banyak yang sama, sepertinya mau bergabung nih," kata Mekeng disambut tawa para anggota.

    Fraksi Partai Demokrat menyusulkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 hingga 5,5 persen, tingkat inflasi sebesar 2 hingga 4 persen, suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,0 hingga 5,6 persen, nilai tukar rupiah Rp 14.000 hingga 14.500 per dolar AS.

    Fraksi PKS menyusulkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 hingga 5,4 persen, tingkat inflasi sebesar 2 hingga 3 persen, suku bunga SPN 3 bulan sebesar 4,7 hingga 5,3 persen, nilai tukar rupiah Rp 13.500 hingga 14.000 per dolar AS. "Rupiah ini biar pemerintah dan BI bekerja lebih keras," kata perwakilan Fraksi PKS.

    Fraksi PPP menyusulkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 hingga 5,6 persen, tingkat inflasi sebesar 2 hingga 4 persen, suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,0 hingga 5,6 persen, nilai tukar rupiah Rp 14.300 hingga 14.500 per dolar AS.

    Terakhir, fraksi Partai Nasdem menyusulkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 hingga 5,6 persen, tingkat inflasi sebesar 2 hingga 4 persen, suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,0 hingga 5,6 persen, nilai tukar rupiah Rp 14.300 hingga 14.500 per dolar AS.

    Rapat yang berlangsung sekitar 4 jam itu berjalan lancar, tanpa ada perdebatan yang alot. Perbedaan pendapat terjadi pada pembahasan suku bunga SPN 3 bulan.

    Baca: Susun RAPBN 2020, Jokowi Minta APBN 2017 Jadi Acuan

    "Kami setuju dengan optimisme. Dan Tahun ini kami juga menggunakan asumsi 5,3, walaupun realisasinya ternyata year to date 5,8. 0,5 persen poin berbeda makanya kami sampaikan untuk mendekati realitas. Artinya 5,8 turun 5,6 itu sudah cukup.

    Menurut Sri Mulyani yang disampaikan BI mengenai The Fed akan pause kebijakan suku bunga, memberikan berharap akan berdampak kepada kita. "Buat kami di 5,6 batas atas yang kami bayangkan. Tapi mungkin di nota keuangan ada di bawah itu. Kami tidak akan mengambil range paling atas," ujarnya.

    Ikuti berita tentang RAPBN 2020 di Tempo.co

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.