Soal Diskon Tarif Ojek Online, Grab: Negara Lain Tak Atur

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dalam acara GrabFood #juaracepat di Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Maret 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, angkat bicara soal diskon tarif ojek online yang diwacanakan bakal dilarang oleh pemerintah.

Baca: Diskon Ojek Online Dilarang, Menhub: Agar Tak Saling Perang Tarif

Ridzki mengatakan promosi dan diskon yang selama ini diberikan oleh kepada pelanggan bukanlah alat utama untuk eksis di bisnis ojek online. Menurut dia, promo dan diskon hanya dilakukan untuk tiga tujuan saja, yaitu cara pengenalan pertama kali produk Grab, unsur loyalty atau kesetiaan, dan upaya mengubah kebiasaan pelanggan.

"Jadi kami lihat tujuannya selalu itu, dan masyarakat selalu menyambut baik akan hal itu," kata Ridzki saat ditemui dalam acara Patungan untuk Berbagai yang diadakan Grab bersama Ovo dan Tokopedia di Sopo Del Tower, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Juni 2019.

Pernyataan ini disampaikan Ridzki merespon adanya rencana Kementerian Perhubungan yang bakal melarang perusahaan penyedia aplikasi transportasi online memberlakukan promo dan diskon. Belakangan, niat itu batal diwujudkan karena Kementerian Perhubungan menyebut mereka ternyata tidak memiliki wewenang mengaturnya.

Lebih lanjut, Ridzki menyebut perusahaannya selalu terbuka dan siap untuk memberikan masukan kepada pemerintah mengenai rencana ini. "Kami akan memberikan masukan seperti bagaimana pendapat dari mitra pengemudi dan pelanggan kami, dan pada akhirnya pemerintah yang mengatur keputusannya," kata dia.

Saat ditanya mengenai penerapan negara lain tempat Grab beroperasi, Ridzki menyebut sepanjang informasi yang dimiliki, promo dan diskon sama sekali tidak diregulasi di negara lain. "Saya juga tidak ingat ada yang diregulasi, itu sepanjang yang saya ketahui," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga Kementerian Perhubungan dalam posisi gamang untuk mengatur perihal diskon dan promo ini. Ia menilai Keputusan Menteri Perhubungan yang kini ada sebetulnya cukup untuk memberikan patokan soal tarif. "Kemenhub tak perlu turun tangan untuk membuat aturan soal diskon," ujarnya.

Baca: Soal Diskon Tarif Ojek Online, Go-Jek Sebut Ini Konsekuensinya

Tulus menilai Kemenhub lebih baik fokus diperketat aturan soal Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam transportasi ojek online, khususnya yang berdimensi keselamatan. YLKI kata dia, juga meminta perusahaan aplikasi untuk konsisten dan mematuhi standar ini. "Sebab sejatinya dimensi keselamatan pada ojek online sangat rendah," ujarnya.

Simak berita lainnya terkait Grab di Tempo.co.






Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

7 jam lalu

Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

Kemenhub menyampaikan bahwa ketentuan terkait penyesuaian tarif ojek daring (online) akan ditetapkan oleh Gubernur.


Sejarah Black Friday, Hari Diskon Belanja Terbesar yang Bermula di Amerika Serikat

4 hari lalu

Sejarah Black Friday, Hari Diskon Belanja Terbesar yang Bermula di Amerika Serikat

Black Friday merupakan hari perayaan berbelanja terbesar dari Amerika Serikat, tahun ini Black Friday dirayakan pada 25 November.


Jasad Sopir Ojek Online yang 3 Hari Tertimpa Bangunan di Cianjur Berhasil Dievakuasi

5 hari lalu

Jasad Sopir Ojek Online yang 3 Hari Tertimpa Bangunan di Cianjur Berhasil Dievakuasi

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur Atep Hermawan Permana menjelaskan jasad korban dikeluarkan dari lubang beton dan langsung dibawa ke RSUD Sayang.


Berkostum Badut, Pencuri Sepeda Motor Gondol Honda Beat Ojol di Kebayoran Baru

6 hari lalu

Berkostum Badut, Pencuri Sepeda Motor Gondol Honda Beat Ojol di Kebayoran Baru

Dua pencuri sepeda motor berupaya menggondol Honda Beat milik ojol di Kebayoran Baru.


Direktur Grab Indonesia Sebut Peluang Bisnis Digital di Indonesia Masih Terbuka Lebar

7 hari lalu

Direktur Grab Indonesia Sebut Peluang Bisnis Digital di Indonesia Masih Terbuka Lebar

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan bahwa kota-kota kecil memiliki potensi bisnis digital yang besar.


Cara Daftar GrabCar Terbaru Beserta Persyaratannya

8 hari lalu

Cara Daftar GrabCar Terbaru Beserta Persyaratannya

Cara daftar GrabCar terbaru beserta syarat dokumen yang harus dilengkapi untuk pengemudi mobil atau driver GrabCar.


Budi Karya Klaim Kendaraan Listrik Lebih Hemat 75 Persen dari BBM, Begini Hitungannya

9 hari lalu

Budi Karya Klaim Kendaraan Listrik Lebih Hemat 75 Persen dari BBM, Begini Hitungannya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan keunggulan dari menggunakan kendaraan listrik. Bagaimana hitung-hitungannya?


Sepekan Bisnis: Rencana Tender Jalan Tol 41,68 T, Luhut Sebut Persiapan KTT G20 Bali The Best in History

15 hari lalu

Sepekan Bisnis: Rencana Tender Jalan Tol 41,68 T, Luhut Sebut Persiapan KTT G20 Bali The Best in History

Berita terpopuler selama sepekan terakhir dimulai dari tender dua jalan tol baru senilai Rp 41,68 triliun yang tengah dipersiapkan Kementerian PUPR.


Tempat Parkir Pesawat Kepala Negara di KTT G20 Bakal Disebar ke Sejumlah Bandara

16 hari lalu

Tempat Parkir Pesawat Kepala Negara di KTT G20 Bakal Disebar ke Sejumlah Bandara

Bandara I Gusti Ngurah Rai menyiapkan 43 apron untuk kepala negara atau delegasi KTT G20, sedangkan sisanya 19 apron untuk penerbangan komersial


Ojek Online dan Sopir Angkot di Bogor Mulai Terima Voucher Bansos BBM

17 hari lalu

Ojek Online dan Sopir Angkot di Bogor Mulai Terima Voucher Bansos BBM

Tukang ojek online dan sopir angkot di Kota Bogor mulai menerima voucher bansos BBM sebesar Rp 600 ribu untuk tiga bulan.