IHSG Melemah Setelah Libur Lebaran, Analis Anggap Wajar

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua hari setelah libur panjang Lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak melemah pada awal perdagangan hari ini, Selasa 11 Juni 2019. Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG tampak melemah 0,33 persen atau 20,73 poin ke level 6.268,88 pada pukul 09.20 WIB, setelah dibuka di level 6.286,80.

    Baca: Menjelang Libur Lebaran, IHSG dan Rupiah Menguat Tajam

    Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.263,69 – 6.299,52. Adapun pada perdagangan sebelumnya, Senin 10 Juni 2019, IHSG ditutup menguat 1,30 persen atau 80,49 poin di level 6.289,61.

    Menurut analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi, pergerakan IHSG secara teknikal melompat mencapai target MA50 dengan membentuk pola candlestick‘Shooting Star’ yang diawali short term uptrend. “Kondisi IHSG secara teknikal cukup mengkhawatirkan dengan signal koreksi wajar dalam jangka waktu dekat,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa.

    Lanjar mengatakan, indikator Stochastic dan RSI pun mulai terlihat mahal pada area jenuh beli. Dengan begitu, ia menyarankan investor untuk mulai melakukan aksi ambil untung jual di harga terbaik dengan potensi IHSG terkoreksi wajar kembali menutup gap yang terbentuk dengan support-resistance 6.200-6.304.

    Dari 633 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), 112 saham di antaranya menguat, sedangkan 108 saham melemah, dan 413 saham lainnya stagnan.

    Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)  dan PT Astra International Tbk. (ASII) masing-masing melemah 1,18 persen dan 1,95 persen. Kedua saham inilah yang menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

    BACA: Menjelang Libur Lebaran IHSG Berpeluang Lanjutkan Koreksi

    Dari sembilan sektor yang bergerak di zona merah pagi ini, pendorong utamanya adalah sektor aneka industri yang melemah 1,6 persen. Disusul berikutnya adalah sektor konsumer yang turun 0,47 persen.

    Baca berita tentang pergerakan IHSG selengkapnya di Tempo.co

    BISNIS

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kecelakaan Tol Cipali Dipicu Bus yang Supirnya Diserang Penumpang

    Kecelakanan Tol Cipali melibatkan empat kendaraan beruntun di kilometer 150, Senin dinihari, 17 Juni 2019 dipicu serangan penumpang pada supir.