Arus Balik via Laut Padat, Ini Kata ASDP Ferry dan PT Pelni

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mobil antre saat akan memasuki Kapal Roro di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Minggu, 9 Juni 2019. Direktur Utama PT ASDP Ira Puspa Dewi menyatakan jumlah pemudik roda empat yang sudah melakukan penyebErangan ke pulau Jawa sudah mencapai 38.110 mobil atau 38 persen. ANTARA

    Pengendara mobil antre saat akan memasuki Kapal Roro di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Minggu, 9 Juni 2019. Direktur Utama PT ASDP Ira Puspa Dewi menyatakan jumlah pemudik roda empat yang sudah melakukan penyebErangan ke pulau Jawa sudah mencapai 38.110 mobil atau 38 persen. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Terkait arus balik Lebaran 2019, PT ASDP Indonesia Ferry memperkirakan 509.000 pemudik yang sudah kembali menyebrang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, semetara PT Pelni melansir imbauan ke para calon penumpang.

    Arus balik dari Bakauheni, Bandarlampung sampai menuju Merak, Senin, 10 Juni 2019 atau H+4 arus balik, diikuti 50.492 unit kendaraan roda dua, dan 61.380 unit roda empat lebih.

    Baca : Arus Balik Padat di Tol Cikampek, Ini Imbauan Jasa Marga

    Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Imelda Alini mengatakan pada  H+2 dan H+3 total kendaraan sudah mencapai 37,737 unit roda empat. Dia membandingkan dengan Pelabuhan Merak saat arus mudik itu lebih tinggi.

    "Dapat dikatakan, akhir pekan kemarin menjadi puncak arus balik untuk kendaraan roda empat dari Bakauheni menuju Merak," kata Imelda, Senin, 10 Juni 2019.

    Menurut data ASDP dalam rilis Senin 10 Juni 2019, trafik penumpang mengalami kenaikan signifikan pada H+3 sebanyak 165.260 orang, dan pada H+2 sebanyak 156.934 orang. Khusus penumpang pejalan kaki mencapai 24.415 orang pada H+3 lebaran.

    Untuk penumpang pejalan kaki pada arus balik dari hari kedua Lebaran Kamis, 9 Juni 2019 hingga H+4 Senin sore, 10 Juni 2019, sudah mencapai 62 persen, dan penumpang di dalam kendaraan mencapai 56 persen atau sebanyak 430.827 orang. Diikuti roda dua sebanyak 61 persen, sedangkan roda empat lebih telah mencapai 56 persen.

    Menurut Imelda pemberlakuan deferensiasi tarif penyebrangan arus mudik dan balik juga menjadi faktor meningkatnya penyebrangan pada siang hari.

    Baca : Arus Balik H + 5, Antrean dari Bakauheni ke Merak Capai 4 Jam

    Imelda mengungkapkan sempat terjadi antrian yang sangat panjang dikarenakan arus balik yang pendek dibandingkan dengan arus mudik.

    "Akhir pekan kemarin terjadi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni mengingat volume penumpang dan kendaraan pada arus balik mencapai puncaknya dengan periode arus balik yang lebih pendek dibandingkan arus mudik," katanya.

    Animo masyarakat yang tinggi dan terbatasnya armada kapal,  PT Pelni telah menambah kapasitas angkut dengan  melakukan  rekayasa operasional di sejumlah ruas padat penumpang, sehingga kapasitas angkut bertambah.
     
    Selain melakukan rekayasa operasi, Pelni atas ijin Kementerian Perhubungan juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menggunakan membeli tiket dispensasi yang dijual setelah tiket  dengan seat terjual habis.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.