Kemenhub Siapkan Opsi Batasi Kendaraan Masuk Tol Trans Jawa

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan yang didominasi pemudik melintas di Jalan Tol Trans Jawa Semarang-Solo km 437, Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 8 Juni 2019. ANTARA

    Kendaraan yang didominasi pemudik melintas di Jalan Tol Trans Jawa Semarang-Solo km 437, Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 8 Juni 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyiapkan skema pembatasan kendaraan yang bakal masuk ke Jalan Tol Trans Jawa menuju Jakarta apabila terjadi kepadatan yang sulit terurai.

    BACA: Arus Balik, Pertamina Siapkan 700 KL BBM Tambahan di Tol Trans Jawa

    Pasalnya, saat ini arus kendaraan dari arah timur ke barat atau ke Jakarta masih terpantau deras. Sehingga, apabila sempat tersendat, maka antrean bakal terus menumpuk dan kemacetan bisa mengular.

    "Kalau misalnya kondisi belum clear, itu mungkin dari hulunya akan disekat. Mungkin tidak semua kendaraan bisa masuk tol," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan Sugihardjo di Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019 Kementerian Perhubungan, Minggu, 9 Juni 2019.

    BACA: Arus Balik Menuju Jakarta, Isi BBM Sebelum Masuk Tol Semarang

    Apabila arus kendaraan tersendat dan jalur bebas hambatan itu semakin padat, Sugihardjo berujar kendaraan akan dialihkan melewati jalur Pantai Utara alias Pantura. Menurut dia, apabila dalam lalu lintas sudah terjadi penguncian alias locking mencairkannya kembali akan sulit.

    Oleh karena itu, ia berpendapat kemacetan itu perlu dikendalikan sebelum terjadi. Dengan demikian, beban di jalan tol pun tidak menumpuk. "Kalau disekat itu artinya dikontrol di pintu masuk. Di Palimanan, misalnya sebelum itu, supaya enggak semuanya masuk tol. Diarahkan ke Pantura."

    Selama dua hari kemarin, yakni pada tanggal 7-8 Juni 2019, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 167.693 kendaraan kembali ke Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jumlah ini naik sebesar 213.97 persen dari Lalulintas Harian atau LHR normal sebesar 53.410 kendaraan.

    Untuk lalin pada hari Sabtu, 8 Juni 2019 perseroan mencatat 93.845 kendaraan menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama. Angka tersebut naik sekitar 251 persen dari Lalulintas Harian normal sebesar 26.705 kendaraan.

    Sementara itu, peningkatan lalu lintas arus balik diperkirakan masih akan terjadi pada hari ini. Jasa Marga memprediksi hingga sekitar 82.810 kendaraan akan melintasi GT Cikampek Utama menuju Jakarta. Angka tersebut naik 210 persen dari LHR normal 26.705 kendaraan.

    Baca berita tentang Tol Trans Jawa lainnya di Tempo.co.

     

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.