Kapal Pencuri Ikan di Indonesia Banyak Berasal dari Vietnam, Apa Sebabnya?

Sejumlah personel Lantamal IX Ambon memantau proses penenggelaman kapal pelaku pencurian ikan KM SINO 26 dan KM SINO 35 di perairan Desa Morela, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, 1 April 2017. ANTARAFOTO

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP akan kembali menenggelamkan 30 kapal pencuri ikan berbendera asing yang masuk batas teritori Indonesia pasca-Lebaran. Kepala Satuan Tugas Pemberantas Penangkapan Ikan secara Ilegal alias Satgas 115 Achmad Santosa mengatakan, dari seluruh kapal yang akan dieksekusi, sebagian besar merupakan milik Vietnam.

BACA: KKP Tangkap Dua Kapal Pencuri Ikan Berbendera Filipina

“Keputusan sudah inkracht. Mostly Vietnam dan tidak semuanya adalah kapal baru,” ujar Achmad saat ditemui di rumah dinas Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Kamis petang, 6 Juni 2019.

Achmad mengakui, kapal Vietnam memang tercatat paling kerap masuk ke wilayah perairan Indonesia dan menangkap ikan secara ilegal. Menurut dia, fenomena masifnya kapal Vietnam masuk ke dalam negeri ini bukan tanpa alasan. 

BACA: Lagi, KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Asal Filipina

Ia menjelaskan, kapal berbendera Vietnam acap melampaui batas Zona Ekonomi Ekslusif atau ZEE karena dalih duplicated area. Menurut Achmad, Vietnam mengklaim landas kontinen adalah bagian dari ZEE-nya.

Berdasarkan Konvensi Hukum Laut International, landas kontinen berarti hak negara atas dasar laut dan tanah yang terletak di luar laut teritorial. Sementara itu, ZEE ialah zona yang luasnya 200 mil dari garis dasar pantai. Negara berhak atas kekayaan alam yang termasuk dalam wilayah tersebut. 

Achmad berpendapat, untuk mengantisipasi maraknya kapal Vietnam masuk secara ilegal, Indonesia mesti melakukan negosiasi dan perundingan bilateral terkait ZEE.

“Harus ada protokolnya,” ucapnya. Kendati telah melakukan pertemuan diplomasi dengan Vietnam, ia mengakui upaya itu belum cukup meredam konflik mritim.

Indonesia sebenarnya pernah membahas ZEE bersama Vietnam pada 2010. Perundingan batas maritim ini dilakukan sekurang-kurangnya delapan kali. Dalam pertemuan itu, Indonesia dan Vietnam sudah menyepakati Konvensi Hukum Laut Internasional atau UNCLOS 1982. Adapun sebelumnya, perundingan landas kontinen dua negara ini telah berlangsung lama, yakni sejak 1973.

Baca berita tentang Kapal Pencuri Ikan lainnya di Tempo.co.






China Usir Kapal Penjelajah AS dekat Kepulauan Spratly

9 jam lalu

China Usir Kapal Penjelajah AS dekat Kepulauan Spratly

Kapal perang AS kini kerap melewati Laut Cina Selatan untuk melawan klaim China


Sail Tidore 2022, KM Tatamailau Difungsikan jadi Hotel Terapung

3 hari lalu

Sail Tidore 2022, KM Tatamailau Difungsikan jadi Hotel Terapung

Kemenhub menyiapkan KM Tatamailau sebagai hotel terapung untuk mendukung penyelenggaraan Sail Tidore 2022 di Kota Tidore, Maluku Utara


Australia dan TNI Memperkuat Kerja Sama Militer

5 hari lalu

Australia dan TNI Memperkuat Kerja Sama Militer

Indo-Pacific Endeavour (IPE) 2022 di antaranya mencakup latihan amfibi terintegrasi besar-besaran yang melibatkan militer Australia dan TNI


Ratusan PHK Ruangguru, Begini Awal Berdirinya Usaha Belva Devara dan Iman Usman

10 hari lalu

Ratusan PHK Ruangguru, Begini Awal Berdirinya Usaha Belva Devara dan Iman Usman

Ruangguru telah mengumumkan kabar PHK terhadap ratusan karyawannya. Begini asal mula berdirinya bahkan sempat buka cabang di Vietnam dan Thailand.


KTT G20 Bali, 3 Kapal Negara di Perairan Benoa Disiapkan

15 hari lalu

KTT G20 Bali, 3 Kapal Negara di Perairan Benoa Disiapkan

Kemenhub menyiagakan tiga kapal negara di perairan Benoa, Bali sebagai bentuk dukungan atas pagelaran KTT G20.


Sempat Terkatung-katung di Laut, Kapal Pembawa 230 Migran Berlabuh di Prancis

18 hari lalu

Sempat Terkatung-katung di Laut, Kapal Pembawa 230 Migran Berlabuh di Prancis

Kapal Ocean Viking, yang dioperasikan oleh sebuah LSM Prancis, telah menjemput para migran di laut dekat pantai Libya, Afrika utara


Komisi Eropa Perintahkan Pendaratan Darurat untuk Kapal Migran yang Ditolak 4 Negara

19 hari lalu

Komisi Eropa Perintahkan Pendaratan Darurat untuk Kapal Migran yang Ditolak 4 Negara

Komisi Eropa memerintahkan kapal penyelamat Ocean Viking yang berisi 234 migran untuk segera melakukan pendaratan ke tempat aman terdekat


Mengenang John F Kennedy Jadi Presiden AS: Pidato Monumental hingga Program Apollo

21 hari lalu

Mengenang John F Kennedy Jadi Presiden AS: Pidato Monumental hingga Program Apollo

Pidato bersejarah John F Kennedy: Jangan tanya apa yang negara berikan kepadamu. tapi tanyakan apa yang kamu berikan untuk negaramu.


Vietnam Perketat Aturan Media Sosial, Konten Palsu Harus Dihapus dalam 24 Jam

24 hari lalu

Vietnam Perketat Aturan Media Sosial, Konten Palsu Harus Dihapus dalam 24 Jam

Pemerintah Vietnam membuat aturan baru yang mengharuskan konten palsu di media sosial dihapus dalam 24 jam. Lebih ketat dari aturan sebelumnya.


Pelni Sebut 3 Kapal Perintis Kini Singgahi 31 Pelabuhan di Wilayah NTT

27 hari lalu

Pelni Sebut 3 Kapal Perintis Kini Singgahi 31 Pelabuhan di Wilayah NTT

Tiga kapal Pelni menyinggahi 31 pelabuhan yang sulit dijangkau oleh kapal-kapal penumpang lainnya yang sering beroperasi di NTT.