Lebaran Sri Mulyani Masa Kecil Diunggah di Instagram

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama suami Tonny Sumartono saat berfoto dengan sejumlah pejabat eselon I Kementerian Keuangan di rumah dinas miliknya saat menggelar open house, Rabu 5 Juni 2019. Tempo/Dias Prasongko

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama suami Tonny Sumartono saat berfoto dengan sejumlah pejabat eselon I Kementerian Keuangan di rumah dinas miliknya saat menggelar open house, Rabu 5 Juni 2019. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membagikan kisah momen-momen berlebaran saat dirinya masih menjadi anak-anak. Hal ini disampaikan Sri Mulyani melalui akun media sosial miliknya Instagram, pada Selasa 4 Juni 2019.

    BACA: Sri Mulyani: Infrastruktur Rampung Bisa Picu Ekonomi Lebih Merata

    Menurut Sri Mulyani, saat merayakan lebaran atau Idul Fitri dia bersama keluarga banyak melakukan persiapan. Mulai dari menjahit baju baru yang sama atau kembar untuk anak-anak perempuan termasuk dirinya hingga menyiapkan bekal perjalanan mudik ke rumah Embah Putri (Eyang putri).

    "Perjalanan pulang mudik - melalui sawah-sawah yang menghijau mendekati panen, juga melewati pasar tumpah di setiap kota yang kita lalui. Tidak banyak rumah makan dan restaurant seperti sekarang," kenang Sri Mulyani seperti dikutip dalam akun instagram miliknya, Kamis, 6 Juni 2019.

    BACA: Sri Mulyani: Infrastruktur Rampung Bisa Picu Ekonomi Lebih Merata

    Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan ketika lebaran dahulu, semua manusia tampak bahagia, meski hidup tidak berlebihan secara materi. Semua manusia saling bersalaman dan saling mengucapkan maaf lahir batin untuk memulai lagi lembaran hubungan antar manusia yang baru, bebas dari saling syak wasangka dan dendam.

    Dalam ingatan Sri Mulyani, momen lebaran juga berarti waktu bagi dirinya untuk melakukan sungkeman ke orang tua. Selain itu, lebaran juga menjadi momen bagi dia dan keluarga untuk nyekar (berziarah) ke makam Embah Kakung dan leluhur yang telah meninggal.

    "Lebaran adalah pesta ketupat, opor, sambel goreng ati, ditabur bubuk kedelai. Di sela soto ayam, serundeng dan lemper buatan embah putri yang begitu lezat," kata Sri Mulyani.

    Tak hanya itu, Sri Mulyani juga menuturkan bahwa momen lebaran merupakan bagian dari jeda hidup yang penting bagi dia sebagai manusia. Dalam hal ini melakukan refleksi, membasuh kesalahan - meminta maaf dan memaafkan.

    "Kita kembali ke fitrah kita, untuk kembali menjalankan hidup yang baik, rukun serta damai," kata Sri Mulyani, alumnus Universitas Indonesia ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.