Lebaran di Luar Negeri, Perhatikan 4 Tip Aman Bertransaksi Ini

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perangkat Electronic Data Capture (EDC)/ transaksi non tunai /kartu kredit / debit. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi perangkat Electronic Data Capture (EDC)/ transaksi non tunai /kartu kredit / debit. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda yang berkesempatan merayakan Lebaran tahun ini di negeri orang sekaligus berlibur seringkali harus mengeluarkan uang untuk setidaknya membeli oleh-oleh buat keluarga dan kolega di Tanah Air.

    BACA: Hingga H-2, 429 Ribu Mobil Tinggalkan Jakarta Lewat Tol Cikampek

    Agar tak mengalami masalah saat bertransaksi pembayaran, berikut beberapa tips amannya dari Mastercard:

    1. Bawa uang tunai secukupnya dan gunakan kartu debit untuk tarik tunai

    Membawa uang tunai dalam jumlah besar pada saat bepergian akan berisiko tinggi terhadap keamanan dan kenyamanan anda.

    Jadi jika anda ingin tetap memiliki uang tunai untuk keadaan darurat, maka disarankan untuk membawa secukupnya saja.

    Hal ini karena ke mana pun anda pergi dapat menarik uang tunai menggunakan kartu debit di mesin-mesin Anjungan Tunai Mandiri atau ATM yang terdapat di negara tujuan.

    Dengan metode penarikan tunai, anda juga akan dapat memperoleh nilai tukar terbaik dibandingkan jika menukar mata uang asing di negara anda.



    2 Pastikan menyimpan kartu dan kontak bank anda di tempat yang aman

    Selalu waspada dan hati-hati pada saat menggunakan mesin ATM yang berada di tempat yang minim penerangan, dan pastikan bahwa tidak ada orang yang mencurigakan di sekitar anda.

    Setelah melakukan penarikan tunai di mesin ATM, anda disarankan untuk segera menyimpan kartu dan uang anda di tempat yang aman untuk menghindari risiko kehilangan kartu maupun pencurian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.