Otoritas Bandara Balikpapan Temukan Indikasi Pelanggaran Harga Tiket Pesawat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi tiket pesawat (pixabay.com)

    ilustrasi tiket pesawat (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta – Otoritas Bandar Udara atau OBU Wilayah VII Balikpapan, Kalimantan Timur, menemukan indikasi pelanggaran tarif batas atas atau TBA tiket pesawat kelas ekonomi yang diduga dilakukan pihak maskapai pada Senin, 2 Juni 2019.

    Berdasarkan laporan otoritas, tiket pesawat yang dijual di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman tidak sesuai aturan atau melampaui tarif yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Nomor KM 106 tahun 2019. 

    BACA: Tiket Pesawat Garuda Indonesia Lampaui TBA, Ini Kata Kemenhub

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara atau Dirjen Hubud Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti menyatakan regulator telah mendalami adanya dugaan pelanggaran tersebut. “Kami tunggu hasil laporan pengawasan dari OBU VII untuk dilakukan investigasi lebih lanjut. Bila ditemukan pelanggaran akan segera ditindaklanjuti,” ujar Polana dalam keterangan tertulis pada Selasa, 4 Juni 2019. 

    Polana mengatakan, bila pihak terkait ketahuan menjual tarif di atas patokan, regulator bakal mengenai sanksi sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 78 Tahun 2016. Sanksi tersebut berupa sanksi administrasi yang disesuaikan dengan jenis pelanggarannya. 

    BACA: Wacana Open Sky, Pengamat: Bukan Momok bagi Maskapai Nasional

    Saat ini, objek monitoring yang dilakukan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman berjumlah tujuh maskapai. Ketujuhnya ialah Garuda Indonesia, Batik Air, Sriwijaya Air, Citilink, Lion Air, Wings Air, dan Transnusa. 

    Pelaksana tugas OBU VII Balikpapan Handoko mengatakan pihak yang diduga melanggar tarif batas atas ini hanya satu operator maskapai. “Operator telah menunjukkan kepatuhan dan kerjasama yang baik,” ujar Handoko dalam keterangan tertulis. 

    Setelah menemukan indikasi pelanggaran, OBU VII Balikpapan mengirimkan laporan hasil pengawasannya ke Kementerian Perhubungan. Meski operator telah merevisi tarif tiket pesawat, regulator tetap menggelar investigasi terhadap kasus tersebut.

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?