Nielsen: Indonesia Negara Keempat Paling Optimis di Dunia

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berbelanja kebutuhan Lebaran di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019.  ANTARA/Puspa Perwitasari

    Pengunjung berbelanja kebutuhan Lebaran di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - The Conference Board® GlobalConsumer Confidence™ Survey, berkolaborasi dengan Nielsen, merilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia kuartal I/2019 yang stabil di angka 125. Berdasarkan survei terbaru itu, Indonesia kini menduduki peringkat keempat negara teroptimistis di dunia.

    Baca: Survei Nielsen: Industri 4.0 Membuat Tenaga Kerja Khawatir |

    Dalam rilisnya, Nielsen menjelaskan IKK ini dipengaruhi oleh tiga indikator, yaitu optimisme konsumen mengenai prospek lapangan kerja lokal, keadaan keuangan pribadi, dan keinginan untuk berbelanja, dalam 12 bulan ke depan. Bagi Indonesia, dua indikator pertama mengalami peningkatan pada kuartal I/2019.

    Berdasarkan survei The COnference dan Nielsen itu, terlihat bahwa optimisme akan prospek lapangan kerja lokal meningkat menjadi 72 persen, dari sebelumnya 68 persen pada kuartal IV/2018. Sementara terkait kondisi keuangan, 83 persen konsumen memiliki persepsi positif, meningkat dari 79 persen di kuartal sebelumnya. Namun, hanya 56 persen konsumen yang menyatakan bahwa 12 bulan ke depan adalah waktu yang baik untuk berbelanja barang-barang yang mereka inginkan dan butuhkan.

    “Indikator terakhir ini menurun dari 63% pada kuartal IV/2018,” papar Agus Nurudin, Managing Director Nielsen Indonesia, Senin 3 Juni 2019.

    Secara global, IKK Indonesia stabil dengan hanya mengalami satu poin penurunan dari 107 menjadi 106. Artinya, konsumen cenderung mempertahankan belanja, namun lebih hati-hati di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.

    Menurut The Conference Board® Global Consumer Confidence™ Survey, berkolaborasi dengan Nielsen, 10 negara teroptimistis pada kuartal I/2019 adalah Filipina (133), India (132), Vietnam (129), Indonesia (125), Denmark (119), Malaysia (115), China (115), Uni Emirat Arab (113), Arab Saudi (112), Thailand (111).

    Sentimen positif konsumen Indonesia akan stabilitas ekonomi membaik secara signifikan, dimana pada kuartal I/2019 hanya 51 persen konsumen online Indonesia yang berpendapat bahwa negara sedang berada dalam keadaan resesi ekonomi.

    Baca juga: Nielsen: Belanja Iklan Nasional Semester I Tembus Rp 75,1 T

    Sebelumnya pada kuartal IV/2018, tercatat bahwa terdapat 57 persen konsumen yang berpendapat bahwa negara sedang mengalami resesi ekonomi, dan 61 persen pada kuartal III/2018.

    The Conference Board® Global Consumer Confidence Survey adalah survei Keyakinan Konsumen Global yang dilakukan Conference Board® bekerja sama dengan Nielsen.
    Survei ini dilaksanakan pada Januari 2019 dan mensurvei lebih dari 32.000 konsumen online di 64 negara di seluruh Asia-Pasifik, Eropa, Amerika Latin, Tengah Timur / Afrika dan Amerika Utara.

    BISNIS 

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.