Periode Mudik, Penerbangan di Bandara Juanda Turun 11-16 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang melakukan

    Calon penumpang melakukan "check-in" mandiri di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu, 22 Desember 2018. PT Angkasa Pura I Surabaya meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara dengan menyediakan fasilitas "check-in" mandiri yang bertujuan mempermudah penumpang tanpa bagasi tercatat atau hanya membawa tas bawaan di dalam kabin. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Surabaya - Selama periode mudik Lebaran 2019, lalu lintas penerbangan di Bandara Juanda Sidoarjo mulai H-7 hingga H-4 Lebaran tidak sebesar kondisi tahun lalu. Frekuensi penerbangan di Bandara Juanda pada Lebaran tahun ini mengalami penurunan sebesar 11- 16 persen.

    Baca: Puncak Arus Mudik di Stasiun Madiun Diprediksi 31 Mei

    Airnav Indonesia Cabang Surabaya mencatat pada H-7 lebaran atau 29 Mei 2019 jumlah penerbangan dalam sehari tercatat sebanyak 402 flight. Sementara berturut-turut pada H-6, H-5, dan H-4 lebaran sebanyak 398 flight, 414 flight, dan 418 flight dalam sehari. Diprediksi puncak lalu lintas arus mudik di Bandara Juanda terjadi pada H-4 atau H-3 lebaran. Saat ini jumlah lalu lintas penerbangan pada H-3 masih belum final.

    Manager Perencanaan dan Evaluasi Operasi Airnav Indonesia Cabang Surabaya Aji Kuspitono mengatakan, komposisi penerbangan meninggalkan Surabaya memang lebih besar dibanding kedatangan. Pada H-4 lebaran atau Sabtu 1 Juni 2019, jumlah penerbangan domestik yang tiba di Bandara Juanda Surabaya adalah sebanyak 185 pesawat sementara yang keluar sebanyak 191 pesawat.

    "Untuk rute internasional, sebanyak 20 pesawat meninggalkan Surabaya dan 22 pesawat tiba di Surabaya," kata Aji kepada Bisnis, Ahad 2 Juni 2019.

    Sementara itu, tutur Aji, pada H-5 Lebaran, jumlah kedatangan dan keberangkatan hampir seimbang. Rute domestik, jumlah penerbangan tiba di Surabaya sebanyak 186 pesawat dan berangkat dari Surabaya sebanyak 185 pesawat. Pada rute internasional, sebanyak 21 pesawat meninggalkan Surabaya dan 19 pesawat tiba di Surabaya.

    "Kita juga mengoperasikan penerbangan ekstra dari Jakarta dan Wilayah Kalimantan, tapi tidak sebanyak tahun sebelumnya," kata Aji. 

    Baca juga: Buntut Perang Dagang, Maskapai Global Koreksi Proyeksi Laba

    Saat ini ada tujuh destinasi penerbangan favorit dari Bandara Juanda, Sidoarjo. Menurut catatan Airnav Indonesia,  destinasi yang mendominasi penerbangan di Bandara Juanda selama periode mudik Lebaran ini secara berurutan adalah Jakarta, Medan, Solo Semarang, Makasar, Ternate, dan Bali.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.