Jalur Tol Semarang - Solo Macet Sekitar 5 Kilometer

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mobil memasuki tempat istirahat atau rest area ruas Tol Batang-Semarang KM 379A Gringsing, Batang, Jawa Tengah, Jumat 31 Mei 2019. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan 66 rest area di koridor Tol Trans Jawa saat arus mudik dan balik Lebaran 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Sejumlah mobil memasuki tempat istirahat atau rest area ruas Tol Batang-Semarang KM 379A Gringsing, Batang, Jawa Tengah, Jumat 31 Mei 2019. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan 66 rest area di koridor Tol Trans Jawa saat arus mudik dan balik Lebaran 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Kemacetan menghadang pemudik dari arah Jakarta, Semarang dan Surabaya di jalur tol Semarang - Solo, Sabtu malam, 1 Juni 2019. Ketika Tempo melintas dari arah Megelang menuju Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sekitar pukul 22.18, kemacetan memanjang hampir mencapai lima kilometer, mulai dari KM 425 hingga KM 430, di dekat rest area KM 429. Banyak kendaraan antri hingga ke bahu jalan untuk masuk ke rest area.

    BACA: Lebaran 2019, PT KAI Tambah Jadwal Kereta Bandung-Semarang

    Menjelang rest area, petugas kepolisian mengarahkan sebagian pemudik ke jalur berlawanan arah atau contraflow. Selanjutnya, perjalanan ramai lancar. Pengemudi bisa memacu kendaraan dengan leluasa ke arah Solo atau Magelang.

    Di tol itu selama musim mudik Lebaran juga memang diberlakukan contraflow. Seperti tertulis di layar pengumuman yang mementang di atas jalan tol itu, kebijakan melawan arah itu diberlakukan sejak KM 424 hingga KM 443.

    BACA: Mudik Lebaran, Maskapai Minta Extra Flight dari Bandara Semarang

    Kasatlantas Polres Semarang AKP Sandhi Widyanoe mengatakan sistem contraflow dilakukan secara tentatif untuk mengatasi kemacetan akibat lonjakan jumlah kendaraan pemudik. "Kami akan terus memantau perkembangan arus lalu lintas dan jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol, baik di gerbang tol Banyumanik, gerbang tol Ungaran, maupun gerbang tol Bawen," kata Sandhi kepada Antara.

    Kemacetan di jalur itu bukan kali ini saja terjadi. Dua hari lalu, Jumat, 31 Mei 2019, kemacetan di jalur tol sepanjang 72,64 kilometer itu juga menghadang pemudik, bahkan lebih parah, memanjang hingga 9 kilometer. Ekor kemacetan menjelang pintu tol Bayumanik.

    Sementara arah sebaliknya, dari arah Solo atau Magelang ke arah Semarang, Surabaya dan Jakarta, kondisi jalan terbilang sepi. Tempo yang melakukan peliputan mudik menggunakan Kijang Innova Reborn bisa memacu kendaraan hingga di atas 100 kilometer per jam. Sehingga perjalanan dari Magelang ke Batang bisa ditempuh sekitar 2,5 jam.

    Baca berita tentang Semarang lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.