Perbaiki Kualitas Terminal Bus, Kemenhub Siapkan Anggaran 500 M

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemudik berjalan menuju kapal laut KM Dobonsolo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 30 Mei 2019. Kementrian Perhubungan bekerja sama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)  menggelar mudik gratis tujuan Semarang dengan menggunakan kapal laut untuk 7.500 sepeda motor dan 2015 penumpang mudik lebaran 2019 hingga 3 Juni mendatang.  ANTARA

    Sejumlah pemudik berjalan menuju kapal laut KM Dobonsolo di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 30 Mei 2019. Kementrian Perhubungan bekerja sama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menggelar mudik gratis tujuan Semarang dengan menggunakan kapal laut untuk 7.500 sepeda motor dan 2015 penumpang mudik lebaran 2019 hingga 3 Juni mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan atau Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan sedang meningkatkan kualitas pelayanan di semua moda transportasi, salah satunya adalah bus. Hal itu, kata dia, karena jumlah bus tiap tahun bertambah.

    Baca: Berangkatkan Mudik Gratis, Kemenhub Harap Pemudik Motor Berkurang

    "Terminal saya minta dibangun seperti di bandara. Anggarannya Rp 500 miliar tahun depan. Terminal akan kita bangun sama dengan bandara," kata Budi di Dermaga ex. Presiden Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu, 1 Juni 2019.

    Budi mengatakan saat ini jumlah terminal bus sebanyak sebanyak 125 lebih. Tahun depan, Kemenhub akan membangun 10 hingga 15 terminal bus dengan anggaran tersebut. "Prioritas bangun yang di Jawa," ujar Budi Setiyadi.

    Menurut Budi, jika terminal sudah dibangun dengan baik, akan muncul pemikiran masyarakat untuk menggunakan bus. Dengan itu, dia berharap pemudik sepeda motor akan berkurang. "Sepeda motor capek, macet, kembali ke bus karena bus lebih nyaman, bus sekarang kan bukan bus biasa kan, ekonomi," ucapnya.

    Bus kelas ekonomi, kata Budi, jumlah saat ini sudah sangat sedikit. "Kebanyakan bus premium, ac, reclining seat lah, bahkan banyak yang double decker, bus tingkat. Banyak yang kayak pesawat kan."

    Adapun Budi belum dapat memastikan jumlah pemudik motor naik atau turun tahun ini. Namun, menurut dia, jumlah sepeda motor tiap tahun pasti ada penambahan. Karena itu, Kemenhub terus melakukan penambahan kapasitas mudik gratis.

    Baca: Soal Tiket Pesawat Tak Masuk Akal, Kemenhub: Tegur Mitra Maskapai

    "Tapi kita tidak melihat quantity. Kami melihat mindset atau pesan yang kami bangun kepada masyarakat bahwa mudik pakai sepeda motor adalah berbahaya atau pemerintah tidak merekomendasikan," ujarnya.

    Simak berita lainnya terkait Kemenhub di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.