4 Kapal Pelni Tiba, Arus Mudik Membludak di Pelabuhan Makassar

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang Kapal Pelni Leuser asal Sampit, Kalimantan Tengah, tiba di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 29 Mei 2019. Memasuki H-7 Idul Fitri, pemudik yang berasal dari luar pulau Jawa mulai berdatangan dan memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan arus mudik Lebaran 2019. ANTARA

    Sejumlah penumpang Kapal Pelni Leuser asal Sampit, Kalimantan Tengah, tiba di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 29 Mei 2019. Memasuki H-7 Idul Fitri, pemudik yang berasal dari luar pulau Jawa mulai berdatangan dan memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan arus mudik Lebaran 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Makassar - Puncak arus mudik H-5 lebaran 2019 di Pelabuhan Makassar, eks Sukarno Hatta, Sulawesi Selatan disesaki ribuan penumpang hingga membludak di dalam ruang tunggu bahkan meluber ke lokasi dermaga, hal ini dikarenakan ada empat kapal Pelni yang tiba hampir bersamaan di pelabuhan setempat.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, Jumat malam, 31 Mei 2019, ribuan penumpang harus menunggu lama, mengingat aktivitas bongkar muat kapal yang membawa penumpang tiba harus antre masuk ke dermaga.

    Baca : H-4 Lebaran Ada Gelombang Tinggi di Laut Jawa, Kapal Diminta Waspada

    Petugas keamanan terlihat berjibaku untuk melarang penumpang yang memaksa masuk di area dermaga, sebab ruang tunggu dipenuhi ribuan penumpang yang mulai kepanasan sehingga mencoba memaksa masuk dermaga.

    Kapal Pelni yang masuk dan sandar di pelabuhan setempat secara bersamaan yakni KM Dorondola, KM Tilong Kabila, dan KM Lambelu. Sementara KM Ciremai masih berlabuh di luar dermaga sambil menunggu kapal yang akan keluar. Hal ini mengakibatkan terjadi penumpukan penumpang yang hendak mudik.

    "Kami masih menunggu ini, ruang tunggu sudah mulai panas, karena banyak sekali orang," ujar Ibrahim salah satu penumpang tujuan Bau-bau.

    Kepala Cabang PT Pelni Makassar, Ridwan Mandaliko, seperti dikutip Antara, saat mengontrol di pelabuhan setempat harus berpikir cepat mengingat KM Ciremai yang masih berlabuh di luar dermaga harus masuk untuk menurunkan penumpang, sehingga KM Dorondola harus ditarik keluar setelah menurunkan penumpangnya.

    Ini dilakukan agar penumpang KM Ciremai diturunkan di dermaga karena sudah menunggu terlalu lama di luar pelabuhan. Petugas terlihat kewalahan menghalau penumpang yang masuk meluber ke dermaga dan meminta penumpang agar masuk kembali ke ruang tunggu.

    Baca : Lebaran 2019, Pelni Prediksi Penumpang Kapal Naik 35 Persen

    "KM Ciremai harus masuk karena sudah lama di luar. KM Dorolonda harus dibawa keluar agar KM Ciremai bisa bersandar menurunkan penumpangnya," katanya.

    Sementara pantauan di luar pelabuhan, suasana lalulintas terjadi kemacetan cukup parah, ratusan kendaraan berusaha masuk ke pelabuhan. Bahkan lahan parkir tidak mampu menampung dan harus membuka lahan kontainer untuk menampung kendaraan parkir. Diperkirakan ada lima ribuan penumpang arus mudik yang menumpang kapal-kapal Pelni tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.