Menjelang Libur Lebaran, IHSG dan Rupiah Menguat Tajam

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang libur panjang Lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah berakhir menguat tajam pada perdagangan hari ini, Jumat 31 Mei 2019. Penguatan ini menyusul kenaikan rating investasi Indonesia oleh S&P Global Ratings  pada hari ini.

    BACA: Menjelang Libur Lebaran IHSG Berpeluang Lanjutkan Koreksi

    Indeks Harga Saham Gabungan tercatat ditutup dengan lonjakan 1,72 persen atau 105,01 poin di level 6.209,12 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu 29 Mei 2019 sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,18 persen atau 70,96 poin di level 6.104,11.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.110,48 – 6.209,12. Dari 633 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia hari ini, sebanyak 252 saham menguat, 142 saham melemah, dan 239 saham stagnan.

    Dari sembilan sektor yang diperdagangkan, semuanya berakhir di wilayah positif. Penguatan terutama didorong oleh sektor aneka industri yang menguat 2,66 persen, disusul sektor finansial yang menguat 2,03 persen.

    Sementara itu, nilai tukar Tupiah di pasar spot ditutup menguat 0,98 persen atau 141 poin ke level Rp14.269 per dolar AS. Sebaliknya, indeks dolar AS melemah 0,134 poin atau 0,14 persen ke level 98,008 pada pukul 15.52 WIB.

    Rupiah menguat setelah S&P Global Ratings menaikkan peringkat investasi Indonesia menjadi 'BBB' dari 'BBB-', di tengah prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat dan dinamika kebijakan yang mendukung.

    "Peningkatan ini positif untuk rupiah sebagai reaksi awal, mengimbangi sentimen risiko lemah secara luas," kata Tsutomu Soma, manajer umum investasi dan departemen pendapatan tetap di SBI Securities Co, seperti dikutip Bloomberg, Jumat 31 Mei 2019.

    Simak topik seputar persiapan Lebaran di Tempo.co

    BISNIS

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.