Tiket Pesawat Mahal, Ratusan Jadwal Penerbangan di Malang Batal

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Sriwijaya Air. Dok.TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Pesawat Sriwijaya Air. Dok.TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Malang-Mahalnya harga tiket pesawat memicu penurunan jumlah penumpang secara drastis. Penurunan drastis jumlah penumpang berakibat pembatalan ratusan jadwal penerbangan domestik melalui Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

    Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandar Udara Bandar Udara Abdulrachman Saleh Suharno mengatakan tercatat 447 penerbangan sepanjang Januari-April 2019 dibatalkan oleh maskapai-maskapai yang melayani rute Jakarta-Malang maupun Malang-Jakarta untuk menghindari kerugian besar. 

    Baca Juga: Jumlah Penumpang Lewat Bandara Malang Anjlok Hampir 30 Persen

    “Saya kasih contoh, kemarin penumpang yang datang 1.600 orang dan yang berangkat hanya 700 orang. Demi efisiensi, kalau load factor (keterisian penumpang)-nya jomplang banget begitu, ya mendingan tidak terbang,” kata Suharno kepada Tempo, Kamis, 30 Mei 2019. 

    Menurut Suharno maskapai Sriwijaya Air mendominasi pembatalan penerbangan. Maskapai yang mempelopori rute domestik Jakarta-Malang-Malang sejak 25 Mei 2005 ini membatalkan 161 penerbangan dalam tempo empat bulan, yakni Januari 36 penerbangan, Februari 32, Maret 51, dan April 42. 

    Berikutnya Wings Air membatalkan 137 penerbangan rute Denpasar-Malang-Denpasar. Induk Wings Air, yakni Lion Air, berada di urutan ketiga dengan pembatalan terbang sebanyak 120 kali. Lion Air melayani rute Jakarta-Malang-Jakarta sejak akhir November 2017. Hanya Garuda Indonesia yang membatalkan penerbangan sebanyak 28 kali. 

    Simak Juga: Tiket Pesawat Bandung-Medan 21 Juta, Traveloka: Itu Kelas Bisnis

    Suharno menyebutkan jumlah penumpang dari dan ke Bandara Malang memang turun hampir 30 persen. Penurunannya rata-rata per bulan (month to month) pada Januari-April 2019 mencapai 29,8 persen. 

    Tercatat ada 426.795 orang penumpang pada Januari-April 2018 dan jumlah ini menyusut jadi 299.526 orang pada periode yang sama tahun ini atau berkurang sebanyak 127.269 orang. 

    ABDI PURMONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.