Kereta Lodaya Anjlok, 4 Perjalanan Alami Keterlambatan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta mudik gratis KAI memasuki kereta saat keberangkatan pertama di Stasiun Senen, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. Untuk Lebaran tahun 2019 ini, KAI menyediakan kuota sebanyak 2500 kursi kereta api gratis bagi para pemudik. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Peserta mudik gratis KAI memasuki kereta saat keberangkatan pertama di Stasiun Senen, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. Untuk Lebaran tahun 2019 ini, KAI menyediakan kuota sebanyak 2500 kursi kereta api gratis bagi para pemudik. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Madiun - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat sebanyak empat perjalanan kereta api mengalami keterlambatan akibat anjoknya kereta Lodaya tambahan rute Solo - Bandung di wilayah Nagreg, Bandung, Jawa Barat, Rabu sore, 29 Mei 2019.

    BACA: Kereta Lodaya Tambahan Anjlok di Nagreg, 95 Penumpang Dievakuasi

    Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendri Wintoko mengatakan bahwa hingga pukul 06.15, Kamis, 30 Mei 2019, keterlambatan kereta berkisar antara 100 menit hingga 457 menit. Adapun keretanya adalah Turangga rute Stasiun Gubeng, Surabaya - Bandung yang molor 100 menit dan posisinya di Stasiun Kemiri, Karanganyar.

    Kemudian, kereta Mutiara Selatan rute Bandung - Malang yang terlambat 344 menit dengan posisi di Stasiun Kutoarjo. Selain itu, kereta Malabar rute Bandung - Malang mengalami keterlambatan 457 menit di Stasiun Kutowinangun. Juga, kereta Kahuripan yang posisinya di Stasiun Ijo mengalami keterlambatan 352 menit.

    "Keterlambatan kereta yang melintas maupun tujuan Daop 7 Madiun karena pola operasi berubah," kata Ixfan kepada wartawan.

    BACA: KAI Luncurkan Kereta Premium Luxury 2, Tengok 5 Kemewahannya

    Menurut dia, perubahan pola operasi yang sebelumnya rute Bandung - Banjar - Kroya menjadi Bandung - Purwakarta, Cikampek - Purwokerto - Kroya. Penerapan rute itu, Ixfan menuturkan, belum diketahui batasan waktunya. Sebab, tim Daop 2 Bandung masih mengusut penyebab terjadinya rintang jalan di lokasi anjloknya kereta Lodaya di petak jalan antara Lebakjero - Nagreg tepatnya di kilometer 193-192.

    Insiden itu terjadi pada Rabu, 29 Mei 2019 sekitar pukul 16.30. Proses penanganan dilakukan dengan mengangkat kembali kereta yang anjlok. Upaya menjaga pelayanan dan kelancaran, sesuai informasi yang diterima Ixfan dari Daop 2 Bandung, evakuasi penumpang kereta Lodaya dengan memindahkan ke bus.

    "Bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan tersebut diperkenankan membatalkan tiketnya dengan biaya dikembalikan penuh seharga yang tertera pada tiket kereta. Juga, pemberian Service recovery jika keterlambatan lebih dari jam," " Ixfan menjelaskan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.