Rabu Depan, Lion Air Tambah Penerbangan ke Palangkaraya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kecelakaan maskapai Lion Air dari Bandara Soekarno-Hatta yang jatuh di Laut Jawa dan menewaskan 189 orang tersebut juga menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8.  TEMPO/Abdi Purmono

    Kecelakaan maskapai Lion Air dari Bandara Soekarno-Hatta yang jatuh di Laut Jawa dan menewaskan 189 orang tersebut juga menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8. TEMPO/Abdi Purmono

    TEMPO.CO, SamarindaLion Air Group menambah rute penerbangan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah dari Bandara Baru Yogyakarta di Kulon Progo.

    Baca: Mudik Lebaran, Lion Air dan Sriwijaya Tambah Penerbangan

    Batik Air sebagai bagian dari Lion Air Group efektif pada 29 Mei 2019 akan terbang langsung dari Soekarno-Hatta, Tangerang ke Yogyakarta International Airport (YIA) dan YIA tujuan Palangkaraya.

    Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan, penerbangan perdana itu menempatkan Batik Air sebagai maskapai pertama dan satu-satunya yang melayani jaringan reguler berjadwal pergi pulang (PP) di kedua rute dengan frekuensi terbang masing-masing satu kali per hari.

    Batik Air memulai nomor penerbangan ID-6372 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pukul 08.00 WIB dan mempunyai jadwal kedatangan pada 09.10 WIB di YIA. Sedangkan layanan kembali, Batik Air bernomor ID-6373 lepas landas dari YIA pukul 14.10 WIB, kemudian akan tiba di Soekarno-Hatta pada 15.20 WIB.

    Pada hari yang sama, Batik Air melayani dari YIA pukul 09.50 WIB nomor ID-6696 dan diperkirakan mendarat di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah (PKY) pada 11.20 WIB. Selanjutnya, Batik Air lepas landas dari Palangkaraya dengan nomor ID-6697 pada 12.00 WIB dan dijadwalkan tiba pukul 13.30 WIB di YIA.

    Danang menyebutkan, Yogyakarta dikenal sebagai destinasi istimewa di Pulau Jawa. Berbagai objek wisata tersedia seperti Kalibiru dan Danau Sermo. Pelancong di sini bisa menjajal flying fox di atas pohon untuk petualangan seru. Dengan adanya YIA, artinya ada kehadiran jaringan yang mempermudah koneksi. "Sehingga berkontribusi menggeliatkan potensi ekonomi daerah berbasis wisata, perdagangan dan bisnis,” ucapnya, Senin, 27 Mei 2019.

    Penerbangan akan dioperasikan Airbus A320-200 berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi. Selain itu ada Boeing 737-800NG yang menampung 12 kursi kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi atau Boeing 737-900ER terdiri 12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi.

    Baca: Akhirnya Harga Tiket Pesawat Turun, Lion Air Sampai 25 Persen

    Rute baru yang terhubung dengan bandar udara baru YIA, menurut Danang, merupakan salah satu langkah strategis Batik Air dan juga Lion Air dalam mengembangkan bisnis. "Dan juga memperkuat network, memperluas pasar serta dalam upaya menjawab tingginya permintaan perjalanan antara Jakarta dan sekitar, Palangkaraya serta Yogyakarta,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.