Menjelang Lebaran, BPKN Minta Masyarakat Waspada 4 Hal Ini

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung memilih pakaian dengan diskon hingga 70 persen dalam gelaran Ramadhan Late Night Sale di Pejaten Village, Jakarta, Sabtu malam, 2 Juni 2018. Menurut catatan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, 23 pusat belanja di Jakarta menggelar midnight sale untuk menyambut Lebaran. TEMPO/Nurdiansah

    Pengunjung memilih pakaian dengan diskon hingga 70 persen dalam gelaran Ramadhan Late Night Sale di Pejaten Village, Jakarta, Sabtu malam, 2 Juni 2018. Menurut catatan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, 23 pusat belanja di Jakarta menggelar midnight sale untuk menyambut Lebaran. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Perlindungan Konsumen Nasional atau BPKN meminta masyarakat untuk waspada saat melakukan transaksi barang dan jasa menjelang lebaran. Salah satunya, masyarakat sebagai konsumen perlu teliti sebelum membeli.

    BACA: THR Cair, Perencana Keuangan Sarankan Ada yang Diinvestasikan

    "Konsumen harus teliti sebelum membeli, membaca informasi label, dan dalam bertransaksi harus melihat aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan," Ketua BPKN Ardiansyah Parman dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu 25 Mei 2019.

    BPKN menjelaskan dalam momentum ramadan dan lebaran, masyarakat sebagai konsumen harus memiliki perencanaan yang matang dalam membeli barang dan jasa. Karena itu, ada empat hal yang perlu diperhatikan saat melakukan transaksi.

    BACA: Mudik Lebaran 2019, Ada Diskon 15 Persen untuk Semua Ruas Tol

    Pertama, konsumen perlu waspada produk kadaluarsa. Karena itu, konsumen harus teliti sebelum membeli barang maupun jasa dan astikan produk aman dan tidak kadaluarsa.

    Kedua, konsumen juga perlu waspada terhadap cara menjual lewat adanya diskon yang diberikan di pusat-pusat perbelanjaan. Dalam hal ini, konsumen harus cermat berbelanja, tentu akan membandingkan dulu harga normal sebelum didiskon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa