Kerusuhan Kondusif, Rudiantara: WhatsApp dan Medsos Normal Lagi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi logo Instagram, Facebook, Whatsapp

    Ilustrasi logo Instagram, Facebook, Whatsapp

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan bahwa pembatasan akses sejumlah fitur berbagi video dan gambar di aplikasi WhatsApp, Instagram dan Facebook atau media sosial (medsos) berakhir hari ini.

    BACA: YLKI Sebut Pembatasan WhatsApp Merugikan Perekonomian

    "Situasi kerusuhan sudah kondusif sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial dan instant messaging difungsikan kembali. Antara pukul 14.00 - 15.00 sudah bisa normal," kata Rudiantara dalam keterangan yang diterima Tempo, di Jakarta, Sabtu, 25 Mei 2019.

    Sebelumnya, pemerintah memberlakukan pembatasan sejumlah fitur berbagi video dan gambar di aplikasi WhatsApp, Instagram dan Facebook. Pembatasan dilakukan pada kecepatan unggah-unduh video dan gambar di aplikasi tersebut.

    BACA: Pakar: Pemblokiran WhatsApp dan Medsos Lain Harus Segera Diakhiri

    Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran hoaks setelah penetapan pemenang pemilu dan aksi 22 Mei. Dalam keterangan resmi pemerintah, pembatasan akses sejumlah medos akan berlangsung selama tiga hari dan akan berakhir 25 Mei.

    Lebih lanjut, Rudiantara mengatakan dirinya mengajak semua masyarakat yang menggunakan medsos untuk senantiasa menjaga dunia maya supaya bisa tetap positif. Dalam hal ini tanpa disertai dengan penyebaran hoax atau berita bohong.

    "Ayo kita perangi hoaks, fitnah, informasi2 yang memprovokasi seperti yang banyak beredar saat kerusuhan," kata Rudiantara.

    Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto sebelumnya sempat menyatakan bahwa pembatasan akan dilakukan selama 2-3 hari. Dia mengatakan pembatasan ini dilakukan untuk menjaga keamanan negara.

    Dia menolak pemerintah dianggap sewenang-wenang karena pembatasan di media sosial. Sebaliknya, Wiranto meminta masyarakat mau berkorban. "Ya kita berkorban dua tiga hari enggak lihat gambar kan enggak apa-apa," kata Wiranto di Jakarta, Rabu 22 Mei 2019.

    Bacaa berita tentang WhatsApp lainnya di Tempo.co.

    M ROSSENO AJI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kecelakaan Tol Cipali Dipicu Bus yang Supirnya Diserang Penumpang

    Kecelakanan Tol Cipali melibatkan empat kendaraan beruntun di kilometer 150, Senin dinihari, 17 Juni 2019 dipicu serangan penumpang pada supir.