IHSG Lanjutkan Penguatan ke Level 6.052

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terus menguat pada awal perdagangan hari ini. Data Bloomberg menunjukkan pergerakan IHSG menguat 0,32 persen atau 19,34 poin ke level 6.052,04 pada pukul 09.30 WIB, setelah dibuka menguat 0,16 persen atau 9,88 poin ke level 6.042,57.

    Baca: Tak Terpengaruh Aksi 22 Mei, IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.032

    Director Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengungkapkan IHSG masih menunjukkan potensi penguatan setelah naik cukup tajam pada akhir perdagangan kemarin. Terlepas semakin dekatnya libur panjang Lebaran, menurut William, fundamental perekonomian terlihat masih cukup kuat.

    Hal ini terlihat dari data perekonomian yang tentunya menopang pola gerak IHSG. “Hari ini IHSG berpotensi menguat,” katanya, Jumat, 24 Mei 2019.

    Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.039,93– 6.066,76. Sehari sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,57 persen atau 93,06 poin ke level 6.032,70.

    Dari 633 saham yang diperdagangkan, sebanyak 159 saham di antaranya menguat. Sedangkan 98 saham terpantau melemah, dan 376 saham lainnya stagnan.

    Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing menguat 1,32 persen dan 1,09 persen menjadi pendorong utama pergerakan IHSG di zona hijau pagi ini.

    Adapun lima dari sembilan sektor bergerak di zona hijau pagi ini. Penguatan itu dipimpin sektor infrastruktur yang menguat 1,39 persen, disusul sektor konsumer yang menguat 0,75 persen. Di sisi lain, empat sektor melemah dan menahan laju penguatan IHSG lebih lanjut, didorong sektor tambang yang melemah 0,75 persen.

    Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 terpantau menguat 0,28 persen atau 1,47 poin ke level 526,51, setelah dibuka menguat 0,1 persen atau 0,52 poin ke level 525,56.

    Baca: Perusahaan Efek: Aksi 22 Mei Tak Pengaruhi Investor Pasar Modal

    Adapun indeks saham lainnya di Asia bergerak variatif, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 yang turun masing-masing 0,31 persen dan 0,66 persen. Serupa dengan IHSG, indeks Shanghai Composite dan Hang Seng menguat 0,02 persen dan 0,15 persen.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.