Damri Sediakan Penjualan Tiket Bus hingga H-1 Lebaran

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas bersihkan bus Damri baru, bantuan dari Kementerian Perhubungan di Kantor Perum Damri Unit kota Bandung, 12 Maret 2015. 45 unit Bus Damri yang dilengkapi fasilitas koneksi internet dan teknologi GPS ini akan beroperasi pada akhir Maret. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Petugas bersihkan bus Damri baru, bantuan dari Kementerian Perhubungan di Kantor Perum Damri Unit kota Bandung, 12 Maret 2015. 45 unit Bus Damri yang dilengkapi fasilitas koneksi internet dan teknologi GPS ini akan beroperasi pada akhir Maret. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perusahaan Umum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia atau Perum Damri Setia N. Milatia Moemin mengatakan perusahannya akan menjual tiket angkutan bus mudik Lebaran hingga H-1 Idul Fitri. Perusahaan, ujar dia, telah menyiapkan armada tambahan untuk mengantisipasi tingginya permintaan.

    BACA: Mudik 2019, Pengguna Mobil di Yogya Diprediksi Naik, Bus Turun

    "Memang kami terus sediakan bus tambahan bahkan biasanya sampai sehari sebelum Lebaran masih jual tiket on the spot," ujar Setia saat ditemui di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Kamis petang, 23 Mei 2019.

    Pada musim Lebaran 2019 ini, Perum Damri menyiagakan 508 armada. Setia memaparkan, 192 unit di antaranya akan beroperasi secara reguler melayani penumpang antar-kota. Dari total armada tersebut, Damri menargetkan perusahaan dapat mengangkut 103.203 penumpang dengan jumlah ritase mencapai 4.247.

    BACA: Dishub DKI Bantah Budi Karya: Tak Ada Terminal Bus Bayangan

    Angkutan reguler akan melayani penumpang di kantor-kantor cabang Damri. Di antaranya Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bogor, Cilacap, Purwokerto, Purworejo, Ponorogo, dan Malang. 

    Sedangkan 150 unit bus lainnya akan disiapkan sebagai bus bantuan. Bus bantuan bakal beroperasi di wilayah kerja Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandung, dan Surakarta. Menurut Setia, bus-bus ini ditargetkan menampung 23.071 penumpang dengan total ritase 1.047.

    Kemudian, 166 armada bus sisanya diamanatkan beroperasi sebagai angkutan hari raya Lebaran dengan jadwal khusus yang akan mengangkut penumpang menuju beberapa lokasi. Di antaranya Medan, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Surabaya, Jember, Banyuwangi, Pamekasan, Denpasar, dan Makasar.

    Bus-bus angkutan Lebaran alias Ahri itu akan mengangkut 111.763 penumpang dengan jumlah ritase mencapai 4.417. Setia menjelaskan, bus-bus angkutan Lebaran akan beroperasi mulai 29 Mei hingga 13 Juni 2019.

    "Kami juga menyediakan posko Ahri Damri yang berada di pool Kemayoran," ucap Setia. Posko itu berdiri 2 hari sebelum puncak arus mudik, yakni 27 Mei mendatang.

    Menjelang musim Lebaran kali ini, Setia mengatakan penumpang bus Damri meningkat 10 persen. Peningkatan yang terjadi untuk angkutan antar-kota dan antar-provinsi ini diduga sebagai imbas kenaikan harga tiket pesawat. Mahalnya harga tiket pesawat mendorong penumpang angkutan udara untuk beralih moda ke transportasi darat.

    Di waktu bersamaan, Setia mencatat terjadi penurunan signifikan untuk jumlah penumpang dengan rute menuju bandara. Penurunan itu berada di kisaran 30-40 persen per hari di hampir seluruh bandara.

    Baca berita tentang Tiket lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.