Sandiaga Segera Kantongi Dividen Rp 66,59 Miliar dari Saratoga

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Saratoga Investama Sedaya, Sandiaga Salahudin Uno. TEMPO/Seto Wardhana

    PT Saratoga Investama Sedaya, Sandiaga Salahudin Uno. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, JakartaSandiaga Uno bakal segera mengantongi Rp 66,59 miliar dari pembagian dividen PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), emiten bersandi saham SRTG tersebut akan membagikan hasil dividen dengan dividend yield sebesar 2,9 persen atau Rp110 per lembar saham dari harga penutupan 21 Mei 2019. 

    Baca: Menilik Investasi Saratoga, Perusahaan Sandiaga yang Rugi di 2018

    Berdasarkan laporan keuangan Saratoga per 31 Maret 2019, tercatat Sandiaga S. Uno memiliki 605,36 juta saham di Saratoga atau setara kepemilikan sebesar 22,31 persen. Dengan demikian, Sandi akan mengantongi hasil dividen yang diberikan SRTG senilai Rp 66,59 miliar.

    Direktur Keuangan Saratoga Lany Djuwita Wong menyampaikan, dividen tersebut akan dibagikan kepada para pemegang saham dalam waktu sebulan ke depan. "Sesuai peraturan, dividen dibagikan paling lambat sebulan setelah RUPST. Jadi, pada akhir Juni [akan didistribusika]," kata Lany dalam Paparan Publik Saratoga Investama Sedaya di Jakarta, Rabu 22 Mei 2019

    Per akhir tahun lalu, Saratoga membukukan rekor pendapatan dividen terbesar sejak IPO senilai Rp900 miliar. Lany menambahkan, pendapatan dividen tersebut disumbang oleh PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG), dan PT Provident Agro Tbk. (PALM), serta beberapa perusahaan investee lainnya.

    Sementara itu, berdasarkan laporan tahunan per 31 Desember 2018, perseroan membukukan rugi bersih senilai Rp 6,2 triliun, berbanding terbalik dengan laba pada tahun sebelumnya senilai Rp 3,3 triliun. Perseroan menyampaikan bahwa rugi investasi itu disebabkan oleh penurunan harga saham dan merupakan kondisi normal karena pasar selalu mengalami beberapa volatilitas.

    Baca: Kubu Prabowo Serukan Boikot Pajak, Sri Mulyani Tak Gentar

    Adapun, pendapatan perseroan yang terealisasi senilai Rp1,1 triliun yang mana Rp 900 miliar di antaranya berasal dari pendapatan dividen.

    Sandiaga Uno menjadi pemilik saham terbesar ketiga di emiten yang bergerak di bidang investasi tersebut. Pemilik saham Saratoga terbesar adalah PT Unitras Pertama (31,68 persen) dan selanjutnya ada Edwin Soeryadjaya (31,04 persen).

    BISNIS | HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.