Kepastian Politik Pasca Pemilu 2019 Dinilai Picu Pasar Modal Reli

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU RI Arif Budiman mengetuk palu saat penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI siap menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat nasional penghitungan suara Pemilu 2019 secara lengkap untuk 34 provinsi dan 130 wilayah luar negeri. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua KPU RI Arif Budiman mengetuk palu saat penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI siap menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat nasional penghitungan suara Pemilu 2019 secara lengkap untuk 34 provinsi dan 130 wilayah luar negeri. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mandiri Manajemen Investasi menilai kepastian dari sisi politik pasca Pemilu 2019 dapat membawa pasar modal reli setelah tertekan cukup dalam selama beberapa pekan terakhir.

    Baca juga: Pengumuman Pemilu 22 Mei, DKI Siagakan Rumah Sakit

    Direktur Utama Mandiri Investasi Alvin Pattisahusiwa mengungkapkan, saat ini dari sisi investor memang cenderung menginginkan adanya kepastian baik dari perkembangan global maupun domestik.

    "Ketidakpastian ini yang biasanya dihindari investor. Ketika ketidakpastian ini tertutupi, biasanya akan ada reli seperti dua hari belakangan ini,” kata Alvin di Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

    Alvin menjelaskan, faktor-faktor ketidakpastian biasanya menyebabkan volatlitas di pasar. Saat ini, dari eksternal muncul ketidakpastian dari isu perang dagang antara AS dan Cina.

    Perang dagang tersebut membuat investor khawatir bagaimana nasib ekonomi Indonesia ke depannya dibandingkan dengan ekonomi negara lain.

    Sementara itu, dari internal, situasi politik juga akan mempengaruhi selera investor mengenai hasil dari Pemilu 2019 akankah aman, damai, dan diterima oleh semua pihak.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.