Puncak Arus Mudik Penumpang Kereta Api Diprediksi 31 Mei

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah calon penumpang saat melakukan pemesanan tiket kereta api mudik lebaran 2019 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 25 Februari 2019. PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka penjualan tiket kereta api untuk angkutan lebaran 2019/1440 H mulai pada Senin, 25 Februari 2019 hingga 18 Maret 2019 dengan jadwal keberangkatan jadwal keberangkatan 26 Mei 2019 sampai 16 Juni 2019 atau (H-10) sampai (H+10). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah calon penumpang saat melakukan pemesanan tiket kereta api mudik lebaran 2019 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 25 Februari 2019. PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka penjualan tiket kereta api untuk angkutan lebaran 2019/1440 H mulai pada Senin, 25 Februari 2019 hingga 18 Maret 2019 dengan jadwal keberangkatan jadwal keberangkatan 26 Mei 2019 sampai 16 Juni 2019 atau (H-10) sampai (H+10). TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Korporat Deputi Direktur Operasi PT Kereta Api Indonesia, Heri Siswanto memprediksi puncak mudik terjadi pada 31 Mei 2019. Sebaliknya, puncak arus balik penumpang kereta api diperkirakan terjadi pada 9 Juni 2019.

    Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Warga Minang Pulang Basamo Lewat Jalur Darat

    Dalam mengantisipasi puncak liburan itu, kata dia, KAI menambahan kapasitas dari 50 kereta. "Kereta pada jadwal reguler yang beroperasi sebanyak 356, ada tambahan 50, jadi total 406 kereta api," kata Heri di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

    Dia mengatakan total kapasitas tempat duduk per hari pada tahun ini meningkat jadi 2.407, naik dari tahun sebelumnya 2.306. Tahun lalu, saat masa lebaran terdapat 24 perjalanan pulang pergi, saat ini menjadi 25 PP dengan 50 tambahan kereta.

    "Dengan prediksi kami peningkatan penumpang 10,3 persen dari tahun lalu yang sebanyak 6,23 juta, sekarang 6,4 juta penumpang," ujarnya.

    Adapun angkutan lebaran akan dimulai dari 26 Mei sampai 16 Juni. Dia mengatakan selama 22 hari itu, seluruh pegawai KAI tidak libur lebaran.

    Untuk mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya, kata Heri, KAI menyediakan angkutan motor gratis yang akan beroperasi tujuh hari sebelum lebaran dan enam hari setelahnya.

    Setiap hari ada tiga keberangkatan terdiri dari lintas utara satu, lintas selatan dua. Pada lintas selatan dua hanya sampai Kutoardjo dan untuk lintas utara dan selatan berakhir di Surabaya Pasar Turi.

    "Dengan kapasitas motor 664, total kapasitas selama angkutan mudik lebaran 18.096 motor. Alhamdulillah sekarang sudah full," kata Heri. Terdapat pula bantuan tenaga Polri dan TNI sebanyak 1.656 personel untuk pengamanan jalur dan stasiun.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.