Lebaran, Bank Indonesia Suplai Uang Tunai Rp 40 T untuk Jabar

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga membawa uang yang baru ditukarkan di loket mobil kas keliling milik Bank BNI, di Semarang, 6 Juni 2017. Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Jawa Tengah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 19,5 triliun untuk keperluan penukaran uang baru. ANTARA/R. Rekotomo

    Seorang warga membawa uang yang baru ditukarkan di loket mobil kas keliling milik Bank BNI, di Semarang, 6 Juni 2017. Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Jawa Tengah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 19,5 triliun untuk keperluan penukaran uang baru. ANTARA/R. Rekotomo

    TEMPO.CO, Bandung Bank Indonesia menyiapkan hampir Rp 40 triliun khusus untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai di Jawa Barat pada libur Lebaran 2019. “Jawa Barat total kebutuhannya antara Rp 30-40 triliun,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat, Doni Primanto Joewono,di Bandung, Selasa, 21 Mei 2019.

    Baca juga: BI Siapkan Penukaran Uang di Jawa Rp 132 T, Sebab..

    Doni merinci, BI Perwakilan Jawa Barat menyiapkan Rp 13,7 triliun, lalu Bank Indonesia Wilayah Cirebon (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) menyiapkan Rp 7,25 triliun, kemudian Bank Indonesia Wilayah Tasikmalaya (Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran, Ciamis) menyiapkan Rp 3,41 triliun.

    “Itu total Rp 24,39 triliun  di luar Bogor, Depok, Bekasi yang ada di wilayah BI DKI Jakarta. Kalau total di Jawa Barat RP 30-40 triliun,” kata Doni.

    Bank Indonesia Jawa Barat sendiri menghitung kebutuhan uang tunai di wilayahnya naik tipis dibandingkan Lebaran 2018 lalu. DI wilayah BI Jawa Barat pada Lebaran 2018 kebutuhan uang tunai Rp 13,61 triliun, sementara pada Lebaran ini Rp 13,73 triliun. 

    Doni mengatakan, BI Perwakilan Jawa Barat sejak 2 Mei 2019 sudah mendistribusikan sebagian besar uang itu pada seluruh bank di wilayahnya “Dari Rp 13,73 triliun itu, kami sudah droping ke bank Rp 11,4 triliun, itu sudah disebar,” kata dia.

    Diproyeksikan kebutuhan uang pecahan kecil yakni nominal Rp 20 ribu hingga Rp 2 ribu  di wilayahnya menembus Rp 1,5 triliun, sementara uang pecahan besar yakni di atas Rp 50 ribu menembus Rp 12 triliun. “Sampai hari ini uang pecahan kecil yang ditarik perbankan sekitar Rp 1,2 triliun atau sektiar 77 persn dari target. Dan pecahan besar yang sudah ditarik Rp 3,4 triliun atau 30 persen dari target,” kata Doni.

    BI Wilayah Jawa Barat tahun ini juga mendistribusikan penyediaan uang tunai untuk BPR, lewat bank nasional tempat rekening penyimpannya masing-masing. “Kita drop kebutuhan BPR lewat bank umum Rp 47 miliar,” Doni menuturkan.

    Baca: Mau Tukar Uang untuk Lebaran? Cek Lokasi Kas Keliling BI

    Doni mengatakan, khusus layanan penukaran uang bisa dilakukan nasabah lewat bank masing-masing. Alternatifnya, lewat kas keliling di 44 lokasi di Jawa Barat, hingga layanan mobil penukaran uang terpadu yang mulai melayani sejak hari ini, 21 Mei.

    “Bagi masyarakat yang tidak menjadi nasabah bank, kami menyediakan, pertama kas keliling itu ada di 44 titik sejak 2 Mei sampai 29 Mei, kemudian mobil penukaran uang terpadu ini kami laksanakan sejak hari ini sampai 29 Mei,” kata Doni.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro Kontra Kemendikbud Menerapkan Zonasi Sekolah pada PPDB 2019

    Zonasi sekolah di PPDB yang diterapkan Kemendikbud memicu pro dan kontra. Banyak orang tua menganggap sistem ini tak adil dan merugikan calon siswa