Pasca Pengumuman KPU, Bos BEI Optimistis Bursa Menghijau

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi optimistis Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan resmi hasil Pemilu 2019. 

    Baca: Pendukung Prabowo Diajak Boikot Pajak, Netizen Meradang

    "Insya Allah positif ya, tidak ada apa-apa. Insya Allah kami harapkan bisa kembali semula," kata Inarno di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 21 Mei 2019.

    Inarno melihat dalam dua hari ini, IHSG sudah mulai rebound. Hal itu terjadi setelah dalam beberapa sebelumnya IHSG berada di zona merah yang cukup dalam.

    "Jadi kembali lagi, menurut saya yang kemarin-kemarin itu agak overshoot, jadi orang sekarang sudah mulai bagus untuk collect lagi. Kita bisa lihat hari ini hijau, kita harapkan pengumuman itu tidak ada apa-apa," ujar Inarno.

    Pada 15 Mei 2019, IHSG dibuka pada 6.071 dan ditutup pada 5.970. Hari berikutnya, IHSG terus melemah, hingga pada pembukaan 20 Mei 2019, IHSG menyentuh angka 5.770. Namun, pada penutupan tanggal yang sama, IHSG mulai menguat dan ditutup pada 5.870.

    Adapun, hari ini IHSG dibuka pada 5.925. Sejak dibuka, IHSG terus menguat. Pada pukul 10.30 IHSG tercatat pada 5.983. Nilai tertinggi siang ini berada pada 5.996, sedangkan terendah 5.925. Frekuensi transaksi sebanyak 193 ribu kali dengan volume Rp 5.055 miliar.

    Menurut Inarno, jika dilihat beberapa hari ini, IHSG memang masih melemah dari pekan sebelumnya. Namun jika dilihat dari Januari sampai dengan hari ini masih positif Rp 10,5 triliun.

    Baca: Kubu Prabowo Ajak Boikot Hasil Pilpres dengan Tolak Bayar Pajak

    Dia juga mengatakan dalam waktu belakang ini investor asing memang keluar. Tapi, kata dia,beberapa hari trakhir ini investor asing sudah mulai masuk kembali.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.