Mudik, Tak Perlu Lagi Khawatir Kesulitan Top Up E-Money di Tol

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas membantu pengendara menempelkan kartu uang elektronik saat memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 9 Juni 2018. ANTARA

    Petugas membantu pengendara menempelkan kartu uang elektronik saat memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 9 Juni 2018. ANTARA

    TEMPO CO, Jakarta - Bank Indonesia berkoordinasi dengan perbankan nasional dan Badan Usaha Jalan Tol atau BUJT untuk menyediakan lebih dari 100 layanan mobile top up e-money (uang elektronik) di sejumlah titik peristirahatan (rest area). Hal itu dilakukan baik pada saat arus mudik, maupun arus balik terhitung H-7 sampai dengan H+7 Lebaran 2019.

    Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Warga Minang Pulang Basamo Lewat Jalur Darat

    Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng, mengatakan layanan mobile top up itu disediakan untuk memenuhi kebutuhan pemudik untuk menambah (top up) saldo uang elektroniknya selama melalui jalan tol.  Selain itu, perbankan juga akan menyediakan lebih dari 80.000 lembar uang elektronik untuk mengantisipasi tingginya permintaan dari pengguna jalan tol. Edukasi kepada masyarakat dan penyediaan call center juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya kendala transaksi di lapangan.

    "Layanan gerak uang elektronik di jalur mudik merupakan langkah lanjutan Bank Indonesia setelah sebelumnya Bank Indonesia menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20/6/PBI/2018 tentang Uang Elektronik," kata Sugeng dalam keterangan tertulis, Senin, 20 Mei 2019.

    Beleid itu, kata dia, salah satunya mengatur perubahan saldo maksimum e-money unregistered yang semula Rp 1 juta menjadi Rp 2 juta. Menurut Sugeng hal ini ditempuh guna merespons integrasi beberapa ruas tol yang efektif dilaksanakan tahun ini dan telah 100 persen nontunai menggunakan kartu e-money.

    Dia mengatakan langkah Bank Indonesia bersama perbankan dan pengelola jalan tol ini guna meyakinkan pelaksanaan mudik berjalan lancar. Hal itu, kata dia, antara lain untuk memastikan kesiapan teknis sarana pembayaran di gerbang tol dan penyediaan backup alat pembayaran dalam kondisi yang cukup, tersedianya stok kartu uang elektronik di sepanjang jalur tol dalam jumlah yang cukup. Juga dengan memastikan ketersediaan sarana top up uang elektronik, dan membuka posko mudik untuk membantu pelayanan perbankan.

    "Bank Indonesia menghimbau agar seluruh masyarakat, khususnya pemudik, menyiapkan kartu uang elektronik dengan saldo yang cukup, merawat dan menjaga agar kartu tidak rusak," ujar Sugeng.

    Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pada saat arus mudik, kata Sugeng, Bank Indonesia juga melaksanakan program Peduli Mudik dengan tema Fitrah Bersama Rupiah yang akan dilaksanakan pada 29 Mei sampai dengan 2 Juni 2019 di KM 57 Tol Jakarta-Cikampek. Pada periode tersebut, Bank Indonesia akan menyediakan fasilitas penukaran uang pecahan kecil, penjualan kartu dan top up e-money, serta refreshment untuk pemudik.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.