Menteri Pertanian Ingin Barter Manggis dengan Daging Sapi Brasil

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Wakil Presiden Argentina Gabriela Michetti di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta. Rabu, 8 Mei 2019. Tempo/Caesar Akbar

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Wakil Presiden Argentina Gabriela Michetti di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta. Rabu, 8 Mei 2019. Tempo/Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan Indonesia membuka peluang impor daging sapi dari Brasil. Namun, dengan catatan negeri samba tersebut juga mau membuka keran impor bagi sejumlah komoditas pertanian dari Indonesia .

    Baca: Mentan akan Blacklist Importir Bawang Putih yang Mainkan Harga

    Menteri Amran menyebutkan Brasil menawarkan daging sapi dengan harga yang kompetitif dan menguntungkan bagi Indonesia. Namun dia tidak menyebutkan secara spesifik besaran harga yang dimaksud.

    "Di satu sisi kita membuka peluang untuk daging karena menurut mereka harganya bisa berkompetisi dengan negara lain. Harga murah dan itu sangat menguntungkan untuk Indonesia sambil kita mengejar swasembada protein," kata Amran usai menggelar rapat dengan Menteri Pertanian Brasil Tereza Cristina di Jakarta, Senin 20 Mei 2019.

    Adapun sejumlah komoditas yang berpotensi untuk diekspor ke Brasil antara lain manggis, salak, sarang burung walet, nenas, dan lain-lain.

    Menurut Amran, Brasil terbuka dengan berbagai potensi ekspor hasil pertanian dan tidak ada batasan jumlah komoditas sejauh ini.

    Selain kerja sama ekspor-impor, Brasil juga diajak untuk masuk berinvestasi di sektor peternakan sapi, juga alat dan mesin pertanian.

    Baca: Mentan Yakin Tak Perlu Impor Bawang Putih Tambahan Tahun Ini

    Investasi ini diharap bisa meningkatkan indeks pertanaman dan pada akhirnha menekan biaya produksi. Di samping itu, Brasil juga diharapkan bisa berkerja sama untuk berbagi pengalaman dan transfer teknologi di bidang industri gula.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.