Merokok dalam Penerbangan, Penumpang Batik Air Ditindak

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Batik Air. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi Batik Air. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang penumpang maskapai Batik Air ditindak setelah kedapatan merokok dalam penerbangan dari Jakarta ke Padang. Setelah diketahui merokok dalam penerbangan tersebut, petugas kabin segera menghubungi pilot yang kemudian mengontak petugas di darat. Begitu pesawat mendarat, ES kemudian diserahkan ke petugas keamanan bandara yang kemudian meneruskan ke pihak kepolisian.

    BACA: Rayu Maskapai, BIY Gratiskan Sejumlah Komponen Biaya Penerbangan

    Corporate Communication Strategic Lion Group, Danang Prihantoro menjelaskan bahwa penumpang tersebut berinisial ES, seorang pria berusia 43 tahun. Dia menumpang pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7109 dari Halim Perdanakusuma Jakarta dan mendarat di Padang pukul 17.13 WIB.

    “Sesuai prosedur, sebelum penerbangan kru pesawat sudah menyampaikan informasi dilarang mereokok selama penerbangan. Namun ES diketahui merokok di kamar kecil atau lavatory,” kata Danang, Minggu 19 Mei 2019.

    Menurut Danang, Batik Air sudah menegaskan kepada semua penumpang bahwa seluruh operasional pesawat adalah bebas asap rokok termasuk rokok elektronik. "Setiap penerbangan, awak kabin mengumumkan kepada seluruh tamu bahwa merokok di pesawat adalah tindakan yang dilarang,” ucapnya.

    Baca: Harga Tiket Pesawat Turun, Ini Tarif Termurah untuk Rute Favorit

    Dia juga mengimbau seluruh penumpang untuk memahami serta mematuhi aturan larangan merokok di dalam kabin atau di kamar kecil. Menurut peraturan keselamatan penerbangan sipil (CASR) 25.854, setiap pesawat udara yang berkapasitas 20 orang atau lebih, wajib memasang pendeteksi asap (smoke detector system) di setiap lavatory dan harus dilengkapi fire extinguisher pada setiap disposal. Pesawat juga harus dilengkapi placard atau passenger sign information at least one pleacard.

    BISNIS 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.