3 Tips Mudik Lewat Jalan Tol Satu Arah Sepanjang 263 Km

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat wawancara dengan wartawan di Gedung Cipta, Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat sore, 17 Mei 2019. Budi Karya tengah menjelaskan rencana kementeriannya merevitalisasi sejumlah terminal bus kelas A. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat wawancara dengan wartawan di Gedung Cipta, Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat sore, 17 Mei 2019. Budi Karya tengah menjelaskan rencana kementeriannya merevitalisasi sejumlah terminal bus kelas A. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membagikan tips mudik yang akan melintasi Gerbang Tol Cikarang Utama hingga Tol Brebes Barat, Jawa Tengah. Jalan tol sepanjang 263 kilometer ini bakal diberlakukan sistem satu arah.

    Baca juga: Mudik 2019, Antisipasi Macet Jadi Fokus Operasi Ketupat

    Budi Karya menjelaskan, tips pertama pemudik harus mengetahui perbedaan gerbang di Cikarang Utama yang akan dibagi menjadi dua. Gerbang Cikarang Utama ditiadakan. 

    "Kami bagi dua, yaitu ke arah Semarang dipindahkan ke Cikampek Utama KM 70. Sedangkan pemudik yang ke arah Bandung siap-siap dari Cikarang Utama ke Kalihurip KM 68. Mereka harus siap-siap untuk belok mengambil arah kanan, ada jalur khusus,” kata Budi Karya pada Minggu, 19 Mei 2019.

    Tips kedua, Budi Karya melanjutkan, karena satu arah ini jarak tempuhnya cukup panjang dan tempat istirahat (rest area) diperkirakan bakal padat, pemudik diimbau untuk mengisi penuh bahan bakar.

    “Karena panjangnya satu arah ini di KM 29 sampai KM 263, memang ada rest area kurang lebih 10 lokasi tambah empat buah. Tapi tetap saja jumlahnya tak maksimal. Jadi sebaik mungkin bahan bakar harus diperkirakan cukup sampai Semarang, jangan memperkirakan menambah bahan bakar di jalan”.

    Berikutnya tips ketiga. Budi Karya meminta pemudik memanfaatkan tempat istirahat hanya untuk kegiatan darurat dan memperhitungkan waktunya. “Di rest area sebaiknya mempercepat kebutuhannya. Kira-kira sepanjang 200 kilometer selama dua jam itu bisa diatur, makan bisa bawa ke dalam mobil dan bahan bakar dipastikan mencukupi,” kata Budi Karya.

    Menhub juga menyarankan pemudik berhenti di luar jalan tol untuk beristirahat agar lebih leluasa. “Jadi, kalau sampai Cirebon capek, berhenti saja. Di sana sangat leluasa, mau tidur bisa. Di rest area sifatnya  emergency, kalau memang dibutuhkan ke sana."

    Pemberlakuan sistem satu arah tersebut mulai dari Tol Cikarang Utama (KM 29) sampai Brebes Barat (KM 263) pada 30 Mei - 2 Juni 2019 selama 24 jam. Tujuan pemberlakuan sistem saru arah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan dari Jakarta yang akan menuju ke Jawa Tengah. Pada saat arus balik, sistem satu arah juga akan kembali diberlakukan di ruas Tol Palimanan (KM 189) - Cikarang Utama (KM 29) pada tanggal 8-10 Juni 2019.

    Saat mudik Lebaran 2019 Jalan Tol Trans Jawa sudah bisa dilintasi langsung. Keberadaan jalan bebas hambatan yang membentang 933 kilometer ini dari Merak, Banten hingga Pasuruan, Jawa Timur. Akses ini dapat mengefektifkan waktu perjalanan hingga 50 persen. Lama perjalanan diyakini lebih singkat ketimbang lewat jalur non jalan tol. 

    Pemudik Diminta Waspadai 4 Titik Ini 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.