Kembangkan Infrastruktur Digital, Garuda Kerja Sama dengan Huawei

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia tipe Boeing 737 Max 8 yang terparkir di Garuda Maintenance Facility AeroAsia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, 13 Maret 2019. Garuda memesan 50 unit Boeing 737 Max 8 hingga 2024.  REUTERS/Willy Kurniawan

    Pesawat Garuda Indonesia tipe Boeing 737 Max 8 yang terparkir di Garuda Maintenance Facility AeroAsia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, 13 Maret 2019. Garuda memesan 50 unit Boeing 737 Max 8 hingga 2024. REUTERS/Willy Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. yang memiliki maskapai Garuda Indonesia tengah menjajaki pengembangan infrastruktur teknologi dan IT dengan Huawei Tech Investment. Kerja sama ini dibangun untuk memperkuat transformasi digital pada lini operasional dan layanan Garuda.

    BACA: Laporan Keuangan Garuda Indonesia Bakal Dikaji IAI

    "Kerja sama pengembangan teknologi bersama Huawei kami harapkan dapat menunjang komitmen transformasi digital yang saat ini tengah dijalankan Garuda," kata Direktur Kargo dan Pengembangan Mohammad Iqbal dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis 16 Mei 2019.

    Iqbal mengatakan, diharapkan kerja sama dengan Huawei bisa meningkatkan efisiensi perusahaan. Sekaligus mendorong produktivitas dan layanan personal bagi para pelanggan Garuda.

    BACA: 2019, Garuda Indonesia Group Targetkan 30 Pesawat Terpasang Wifi

    Iqbal juga menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi poin kerja sama antara Garuda dengan Huawei. Pertama, kerja sama meliputi penyediaan platform cloud computing dan penyediaan sistem Artificial Intelligence atau AI. Selain itu, dalam kerja sama ini disepakati pula mengenai pengembangan teknologi warehouse & logistic system, hingga payment platform solution.

    "Payment plarform solution ini diharapkan bakal digunakan bagi seluruh lini usaha Garuda Indonesia Group dan afiliasinya," kata Iqbal.

    Iqbal menuturkan, kemampuan dan kompetensi Huawei di bidang teknologi digital, seperti iCloud, Big Data dan Artificial Intelligence tentunya menjadi milestone tersendiri bagi Garuda. Khususnya, dalam rangka memberikan pengalaman baru kepada pelanggan ketika terbang dengan Garuda Indonesia, baik saat sebelum terbang maupun setelah terbang.

    Lebih lanjut, kata Iqbal, pengembangan ini juga sejalan dengan permintaan pasar industri penerbangan saat ini. Dalam hal ini, pelanggan lebih membutuhkan layanan secara personal dengan basis pendekatan teknologi informasi atau menggunakan aplikasi.

    Baca berita tentang Garuda Indonesia lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perolehan Kursi DPR Pemilu 2019, Golkar dan Gerinda di Bawah PDIP

    Meski rekapitulasi perolehan suara Golkar di Pileg DPR 2019 di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra, namun perolehan kursi Golkar di atas Gerindra.