Dua Mobil Alami Kecelakaan di Jalan Tol Pandaan - Malang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melintas di tol Singosari yang belum beroperasi di Malang, Jawa Timur, Ahad, 12 Mei 2019. Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan jalan tol Pandaan-Malang siap diresmikan pekan depan. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Petugas melintas di tol Singosari yang belum beroperasi di Malang, Jawa Timur, Ahad, 12 Mei 2019. Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan jalan tol Pandaan-Malang siap diresmikan pekan depan. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, MalangDua mobil mengalami kecelakaan di Jalan Tol Pandaan - Malang. Kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu kemarin atau dua hari setelah jalan tol Seksi I-III sepanjang 30 kilometer itu diresmikan Presiden Joko Widodo pada Senin lalu, 13 Mei 2019. 

    Baca: Jokowi Minta Tol Pandaan - Malang Digratiskan Hingga Lebaran

    Kecelakaan pertama dialami mobil Subaru N-1453-CN dan ini merupakan kecelakaan tunggal. Sedangkan kecelakaan kedua dialami pemilik Nissan March W-1990-CA di titik kejadian dan waktu berbeda. Mobil Nissan menabrak truk. Tiada korban jiwa dalam dua kecelakaan. 

    Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Kepolisian Resor Malang Inspektur Polisi Dua Agus Yulianto menyebutkan waktu kejadian sekitar pukul 07.30 WIB. Sebelum kejadian, mobil Subaru yang disopiri Iwan Tessy—warga Jalan Letjen S Parman, Kota Malang—melaju dalam kecepatan normal dari arah Surabaya menuju Singosari, Malang. 

    Namun, saat melintasi Kilometer 86 (KM 86) simpang susun atau interchange Singosari, pria berusia 70 tahun itu tidak berbelok ke kiri untuk mengakses pintu keluar Singosari. Iwan malah bablas melintas lurus ke arah Pakis dan mendadak mobilnya menabrak beton pembatas jalan KM 86. Kemungkinan Iwan kaget saat menyadari salah arah dan berusaha berbelok tajam. 

    Benturan yang keras membuat bodi depan mobil remuk. Tapi Iwan hanya mengalami lecet-lecet. “Penyebab kecelakaan murni karena human error. Korban kurang berhati-hati sehingga mengabaikan rambu lalu lintas,” kata Agus, Kamis, 16 Mei 2019. 

    Agus mengingatkan para pengendara untuk selalu disiplin mematuhi rambu lalu lintas, terutama mematuhi ketentuan batas kecepatan saat melewati Jalan Tol Pandaan - Malang maupun jalan tol lainnya. 

    Berdasarkan informasi yang diterima Tempo, kecelakaan kedua melibatkan mobil Nissan March dan truk Mitsubishi L-8085-CO. Mobil Nissan disopiri Uzlifatul Jannah, 29 tahun, warga Jalan Hayam Wuruk VI-A6, Kepanjen, Kabupaten Jombang. Kecelakaan terjadi di KM 62 dalam wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 2 siang.

    Kecelakaan bermula saat Uzlifatul memacu mobilnya dalam kecepatan sekitar 80 kilometer per jam dari arah selatan menuju utara. Saat memasuki KM 62 dia mendadak berpindah jalur dan menabrak median. Kemudian mobilnya agak oleng dan lalu menubruk truk Mitsubishi yang melaju di depannya. 

    Terjadilah benturan keras yang mengakibatkan bodi depan Nissan ringsek dan kaca depan pecah. Uzlifatul selamat, tapi mengalami mata kanan lebam, dagu dan bagian leher lecet. Dia kemudian dievakuasi petugas Kepolisian Sektor Sukorejo ke Rumah Sakit Mitra Medika, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Kepada petugas, Uzlifatul mengaku saat mengantuk saat menyetir sendirian. 

    Baca: Usai Diresmikan Jokowi, Tol Pandaan - Malang Dilalui 27.000 Mobil

    Sedangkan truk Mitsubishi disopiri Purnomo, 29 tahun, warga Desa Trenggulun, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, itu hanya mengalami kerusakan pada bemper dan besetnya dek belakang. 

    Simak berita lainnya terkait Tol Pandaan - Malang di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perolehan Kursi DPR Pemilu 2019, Golkar dan Gerinda di Bawah PDIP

    Meski rekapitulasi perolehan suara Golkar di Pileg DPR 2019 di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra, namun perolehan kursi Golkar di atas Gerindra.