Rumahnya Digusur Tol, Menteri PUPR Tetap Tinggal di Bekasi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjawab pertanyaan awak media setelah membuka PUPR 4.0 Expo di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjawab pertanyaan awak media setelah membuka PUPR 4.0 Expo di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Basuki menceritakan bahwa perencanaan Tol Becakayu sebenarnya sudah dilakukan cukup lama. Proyek tol ini akan diteruskan pembangunannya hingga ke daerah Tambun, Bekasi. Tol ini pun menggunakan konstruksi elevated atau layang karena melewati Saluran Kalimalang.

    Baca: Gusur Rumah Menteri PUPR,Tol Becakayu Seksi 2 DIbangun Akhir 2019

    Kontraktor proyek, kata Basuki, membutuhkan areal dari tepi tol ke Right of Way (RoW) atau jarak bangunan yang berdiri di pinggir jalan sekitar 24,7 meter. Sedangkan, rumah Basuki hanya berjarak 15 meter saja dari saluran Kalimalang. “Jadi kena semuanya,” kata dia.

    Kabar soal penggusuran rumah Basuki akibat proyek Tol Becakayu ini pertama kali disampaikan oleh mantan Ketu Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Lewat akun twitternya @mohmahudmd, Ia menulis, “Menarik, rumah pribadi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Bekasi akan digusur untuk proyek jalan tol. Padahal, dialah yang menjadi pimpinan pembuatan jalan, hormat untuk Pak Basuki,” kata Mahfud.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.