Rumahnya Digusur Tol, Menteri PUPR Tetap Tinggal di Bekasi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjawab pertanyaan awak media setelah membuka PUPR 4.0 Expo di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjawab pertanyaan awak media setelah membuka PUPR 4.0 Expo di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah pribadi Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Basuki Hadimuljono, di daerah Kalimalang, Bekasi, akan digusur untuk keperluan proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu alias Tol Becakayu. Pembangunan Tol Becakayu seksi 2B yang melewati rumah Basuki itu akan dimulai akhir tahun ini.

    BACA: Rumahnya Digusur Proyek Tol, Ini Daftar Kekayaan Menteri PUPR

    Basuki pun tak mempermasalahkan penggusuran itu agar proyek berjalan optimal. Setelah rumahnya digusur, Basuki mengatakan akan tetap tinggal di daerah Bekasi. "Di Bekasi juga, Kemang Pratama," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.

    Menurut Basuki, rencana penggusuran akan dilakukan tahun ini oleh pemilik proyek, Waskita. Itupun jika masyarakat di kompleks perumahannya saat ini setuju. Adapun rencana penggusuran baru sampai tahap sosialisasi.

    Sampai saat ini Basuki mengaku belum mengetahui berapa besar ganti rugi yang akan didapatnya. Namun, ia mengatakan bahwa nilai ganti ruginya akan dihitung sesuai dengan nilai jual obyek pajak (NJOP).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perolehan Kursi DPR Pemilu 2019, Golkar dan Gerinda di Bawah PDIP

    Meski rekapitulasi perolehan suara Golkar di Pileg DPR 2019 di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra, namun perolehan kursi Golkar di atas Gerindra.