Sri Mulyani Prediksi Perang Dagang AS-Cina Bakal Lama

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkeu Sri Mulyani saat menjadi narasumber dalam acara One Hour University, Rabu 15 Mei 2019 di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta.

    Menkeu Sri Mulyani saat menjadi narasumber dalam acara One Hour University, Rabu 15 Mei 2019 di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina bakal berlangsung cukup lama. Awetnya ketegangan dua negara ini dikhawatirkan bakal berdampak signifikan bagi Indonesia.

    Baca: Khawatir THR Telat Cair, Tjahjo Kumolo Surati Sri Mulyani

    "Sebenarnya yang harus kita waspadai, ini adalah sinyal bahwa situasi ini tidak akan mereda dalam jangka pendek," ujarnya di Kementerian ESDM, Rabu 15 Mei 2019.

    Menurut Sri Mulyani, pola konfrontasi AS-Cina terlihat sangat head to head. Ha Hal ini menjadikan kedua negara besar tersebut ketika mencoba secara diplomatis untuk menurunkan tensi, menjadi lebih sulit. "Artinya ketegangan ini akan mewarnai cukup panjang," ucapnya..

    Atas hal tersebut, menurut Sri Mulyani, sekarang ini kondisi ekonomi berada dalam tekanan global yang sangat serius melalui ketidakpastian. Oleh sebab itu pemerintah memang harus terus waspada melihat aspek domestik saat ini.

    Sri Mulyani mengatakan bahwa pengaruh perang dagang ini juga tidak hanya dirasakan oleh Indonesia sendiri akan tetapi berimbas kepada negara-negara lain juga di dunia. Menurut dia, bagi perdagangan akan sangat dirasakan cukup signifikan penurunannya. "Jelas trade akan slowing down sangat signifikan. Kemarin saja pertumbuhan 4 persen global trade sudah dianggap sangat rendah," ujarnya.

    Baca: Jokowi Jengkel Perizinan Ruwet, Sri Mulyani Merespons Begini

    Melihat perkembangan global tersebut, maka dipastikan akan mempengaruhi pertumbuhan Indonesia yang diketahui masih sangat bergantung dengan eskpor."Ini berarti kita tidak mungkin andalkan ekspor sebagai engine of growth. Tapi positifnya ada banyak barang-barang yang tadinya untuk topang industri kita menjadi tersedia," ujar Sri Mulyani.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?