BNI Prediksi Kebutuhan Uang Tunai Lebaran 2019 Naik 5 Persen

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga antre menukarkan uang di mobil kas keliling bank BNI di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Senin 13 Mei 2019. Bank Indonesia dan bank umum menyelenggarakan penukaran uang baru dengan maksimal penukaran Rp3,9 juta per orang perhari mulai 13 Mei hingga 1 Juni 2019 guna membantu masyarakat mendapatkan uang pecahan selama Ramadhan dan kebutuhan Lebaran. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Warga antre menukarkan uang di mobil kas keliling bank BNI di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Senin 13 Mei 2019. Bank Indonesia dan bank umum menyelenggarakan penukaran uang baru dengan maksimal penukaran Rp3,9 juta per orang perhari mulai 13 Mei hingga 1 Juni 2019 guna membantu masyarakat mendapatkan uang pecahan selama Ramadhan dan kebutuhan Lebaran. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI memastikan kebutuhan para nasabah terhadap uang tunai selama masa libur Lebaran 2019 akan terpenuhi. Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI Dadang Setiabudi mengatakan pihaknya memperkirakan kebutuhan uang nasabah selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah mencapai rata-rata Rp 14,3 triliun per pekan.

    Baca: Kuartal I, BNI Cetak Laba Bersih Rp 4,08 triliun

    "Nilai itu meningkat 5 persen dibandingkan dengan realisasi 2018. BNI memastikan kebutuhan mingguan itu terpenuhi," kata Dadang saat buka puasa bersama media di Graha BNI, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019.

    Dadang menjelaskan, sebagian besar atau 60 persen dari nilai tersebut dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat yang melalui ATM dan 40 persen untuk kebutuhan di outlet-outlet BNI.

    Lebih jauh ia memprediksi kebutuhan terhadap uang kas mencapai puncaknya pada pekan keempat Ramadan atau pada 27 Mei hingga 2 Juni 2019. Pada saat itu kebutuhan nasabah BNI akan mencapai Rp 21,6 triliun.

    Dari sisi jumlah transaksi pada Ramadan tahun ini, BNI memproyeksikan bakal ada peningkatan menjadi 35 juta. Angka itu meningkat sekitar 10 juta dari tahun sebelumnya yang sebanyak 25 juta transaksi.

    Khusus akhir pekan pada tanggal 1, 2, 8, dan 9 Juni 2019, BNI mengaktifkan 79 outlet weekend banking. Outlet weekend banking ini melayani permintaan pembukaan rekening, tarik dan setor tunai, transfer antar rekening BNI, penampungan setoran Bahan Bakar Minyak dan Non BBM Pertamina. Tak hanya itu, BNI juga menampung setoran penerimaan negara seperti pembayaran pajak.

    Kemudian pada tanggal 3, 4, dan 7 Juni 2019, atau ketika cuti bersama berlangsung, BNI mengoperasikan 68 outlet. Pada 68 outlet itu, BNI memberikan layanan pembukaan rekening, tarik dan setor tunai, transfer antar rekening BNI, penampungan setoran Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina banknotes, dan melayani bill payment.

    Baca: Akuisisi Fintech, BNI Siap Rogoh Kocek Rp 250 Miliar

    Pada Hari Kedua Idul Fitri 2019 pun atau 6 Juni 2019, BNI masih tetap mengoperasikan 27 outletnya. Namun kali ini hanya dibuka khusus untuk melayani setoran BBM dan NonBBM Pertamina. Informasi mengenai lokasi outlet-outlet BNI yang tetap beroperasi secara lengkap dapat diperoleh melalui situs resmi BNI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.