Diskon Tol Trans Jawa di Musim Lebaran Diketok Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara Tol Trans Jawa di Jembatan Kali Kuto, Batang, Jawa Tengah, Ahad, 12 Mei 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Foto udara Tol Trans Jawa di Jembatan Kali Kuto, Batang, Jawa Tengah, Ahad, 12 Mei 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan pemberian diskon tarif selama masa angkutan Lebaran 2019 yang diberlakukan di sepanjang koridor tol Trans Jawa masih akan dirilis pada sepuluh hari mendatang. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dessi Aryani. 

    Baca: Tiket Pesawat Mahal,Pengguna Tol Tangerang-Merak Naik 2 Juta Unit

    "Pak Menteri PUPR arahannya agar ATI (Asosiasi Tol Indonesia) mengajukan usulan. Kita masih mau komunikasikan kepada BUJT, jadi belum ada keputusan final," ujar Dessi di Walini, Bandung Barat, Selasa, 14 Mei 2019.

    Dessi yang juga menjabat Ketua Umum ATI menambahkan, kepastian pemberian diskon bakal diputuskan H-10 Idul Fitri atau pada 25 Mei 2019. Oleh karena itu, hingga saat ini, besaran tarif maupun mekanisme pemberian diskon belum final.

    Hingga kini, kata Dessi, kalangan operator yang tergabung dalam ATI masih melakukan diskusi terkait pemberian diskon. Hasil dari pembahasan ini akan menjadi usulan operator kepada Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR).

    Sebelumnya, Menteri PUPR Basuk Hadimuljono berharap kalangan operator memberikan potongan tarif kepada pengguna jalan tol saat masa angkutan lebaran nanti. "Saya appeal mereka untuk kasih diskon, nanti mereka bicarakan. Mudah-mudahan bisa," ujarnya pekan lalu.

    Baca: 2 Skenario Kemenhub Hadapi Macet di Jalan Tol Saat Mudik 2019

    Saat ini operator masih memberlakukan potongan tarif sebesar 15 persen bagi pengguna jalan tol yang melintas di satu klaster penuh (barrier to barrier). Diskon sudah diberikan operator kepada pengguna jalan tol sejak 21 Januari 2019.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.