Tarif Batas Atas Diatur, Sriwijaya Berencana Kurangi Penerbangan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai di Indonesia yang juga menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8 yakni Sriwijaya Air. Di seluruh dunia dilaporkan terdapat 350 unit Boeing 737 MAX 8. Saat ini, selain negara juga ada maskapai yang memutuskan untuk melarang pesawat tersebut terbang. Dok.TEMPO/Fahmi Ali

    Maskapai di Indonesia yang juga menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8 yakni Sriwijaya Air. Di seluruh dunia dilaporkan terdapat 350 unit Boeing 737 MAX 8. Saat ini, selain negara juga ada maskapai yang memutuskan untuk melarang pesawat tersebut terbang. Dok.TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, JakartaSriwijaya Air Group tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pengurangan frekuensi penerbangan maupun rute apabila merugi pasca penurunan tarif batas atas antara 12 persen hingga 16 persen.

    Baca: Harga Tiket Pesawat Turun, Ini Tarif Termurah untuk Rute Favorit

    Direktur Utama Sriwijaya Air Group Joseph Adrian Saul mengatakan optimalisasi usaha lain untuk meningkatkan pendapatan tambahan (ancillary revenue) sudah dilakukan. Bahkan upaya tersebut telah dilakukan sebelum adanya penurunan tarif tersebut.

    "Kami lihat situasinya ya, tentu berdampak terhadap kinerja keuangan. Jika kemudian kami rugi, tentunya akan mengambil langkah-langkah signifikan," kata Joseph Selasa, 14 Mei 2019.

    Dia menambahkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kerugian tersebut diantaranya melakukan penutupan rute yang jumlah permintaannya sedikit. Akan tetapi langkah itu adalah upaya terakhir apabila diperlukan.

    Joseph juga berharap kerugian yang dialami tidak sampai menjalar pada tingkat kesejahteraan karyawan. Adapun, jumlah karyawan Sriwijaya diharapkan bisa dipertahankan.

    Sebelumnya, Kementerian Perhubungan berencana menerbitkan regulasi dalam bentuk keputusan menteri guna merinci tarif batas atas setiap rute penerbangan domestik kelas ekonomi untuk pesawat bermesin jet. Regulasi tersebut akan diumumkan pada 15 atau 16 Mei 2019.

    Rata-rata, tarif batas atas yang diturunkan akan berkisar antara 12-16 persen sesuai dengan jarak tempuh penerbangan. Semakin jauh jarak sebuah rute, maka persentase pengurangnya semakin kecil.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.