Pameran di Milan, Penjualan 5 Perusahaan Ini Naik 700 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lima perusahaan Indonesia mengikuti pameran TuttoFood di Milan, Italia pada 6-9 Mei 2019. IPTCmilan

    Lima perusahaan Indonesia mengikuti pameran TuttoFood di Milan, Italia pada 6-9 Mei 2019. IPTCmilan

    TEMPO.CO, Jakarta -Sebanyak lima perusahaan Indonesia mengikuti pameran TuttoFood di Milan, Italia, pada 6-9 Mei 2019 lalu. Menurut Sumber Sinabutar, Atase Perdagangan KBRI Roma, selama pameran berlangsung kelima perusahaan tersebut berhasil mencapai potensi penjualan sebesar USD 5.205.735 atau meningkat 718,11% dibandingkan dengan pencapaian pada pameran Tuttofood tahun 2017 yaitu sebesar USD 636.000.

    BACA: Pameran Sketsa Seniman Tohjaya Tono tentang Gempa Lombok

    Kelima perusahaan itu adalah PT. Indofood Sukses Makmur (mie instan, kripik singkong dan kripik tempe, bumbu masak instan dan kecap manis); PT. Kaarle Indonesia/Anaia (minyak kelapa, rempah-rempah dan bumbu instan organik); PT. Intrafood Singabera Indonesia (gula kelapa, nektar gula kelapa, teh dan herbal, granola, minuman jahe); PT. Agung Bumi Agro/Ladang Lima (produk bebas gluten : pasta, biskuit, mie instan, tepung serbaguna); serta PT. Indraco Group/Supresso (kopi spesialti).

    "Penyelenggaraan pameran TuttoFood memiliki peran strategis untuk memperkenalkan produk makanan Indonesia kepada konsumen dunia khususnya Italia," kata Sumber Sinabutar dalam rilis yang diterima Tempo, Selasa, 14 Mei 2019.

    BACA: Ada Jokowi dan Prabowo di Pameran Jakarta Toys and Comics 2019

    Paviliun Indonesia di TuttoFood 2019 berlokasi di Hall 1 Fiera Milano, Rho, Italia, menghadirkan suasana warung angkringan Indonesia. Berada di antara peserta dari beberapa provinsi (regione) di Italia, Paviliun Indonesia tampak menarik perhatian melalui dominasi warna kuning kunyit dan hitam serta replika warung makanan khas Indonesia.

    “Bagi masyarakat Italia pada umumnya, kuliner merupakan bagian kuat dari kebudayaan mereka sehingga kami melakukan pendekatan yang lebih persuasif dan interaktif agar mereka tertarik mencoba kenikmatan kuliner Indonesia serta berbagai produk makanan dan minuman yang ditampilkan dalam Paviliun Indonesia," kata Narita Nurindah Hatibie selaku Kepala Indonesian Trade Promotion Center atau ITPC Milan.

    Setiap harinya, Paviliun Indonesia menyajikan menu sarapan sehat berupa granola, biskuit, teh dan kopi, dilanjutkan dengan menu makan siang dalam porsi kecil (single portion) serta berbagai makanan ringan dengan menggunakan bahan dan bumbu yang dibawa peserta yang dapat dinikmati oleh para pengunjung bisnis dalam sektor makanan dan minuman. Dalam hal pengelolaan dapur dan distribusi produk makanan dan minuman, ITPC Milan bekerjasama dengan La Tiara yang merupakan diaspora Indonesia di Italia yang telah memiliki sertifikasi dan lisensi untuk mengolah dan menyajikan makanan kepada publik.

    Selama pelaksanaan TuttoFood 2019 Paviliun Indonesia dikunjungi oleh perwakilan dari berbagai perusahaan distributor dan retailer utama di Italia di antaranya Altro Mercato, Webb James S.r.l, SAMA S.p.a, Uniontrade S.r.l, Fresh Tropical S.r.l dan Land & Ocean S.r.l. "Kunjungan ini tentunya langsung dimanfaatkan para peserta Indonesia untuk menjelaskan langsung mengenai produk unggulan mereka yang berlanjut ke pembicaraan bisnis," kata Sumber.

    ITPC Milan bersama dengan Atase Perdagangan Roma dan Atase Pertanian Roma di bawah koordinasi Fungsi Ekonomi KBRI Roma berpartisipasi untuk ke-4 kalinya pada TuttoFood Milano World Food Exhibition 2019. Paviliun Indonesia mengangkat tema “Indonesia – l’arcipelago dei sapori” atau Indonesia – Kepulauan Cita Rasa menghadirkan sebuah pengalaman kuliner warung angkringan Indonesia bagi para pengunjung pameran TuttoFood 2019.

    TuttoFood merupakan pameran business-to-business (B2B) industri makanan dan minuman terbesar di Italia yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. TuttoFood selalu dihadiri oleh para pelaku industri mencakup para produsen dan potential buyer dari Italia dan berbagai negara lainnya.TuttoFood dihadiri lebih dari 80 ribu orang di setiap pelaksanaannya dengan jumlah peserta pameran lebih dari 2.800 perusahaan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.