Menhub Imbau Tarif Maskapai LCC 50 Persen dari Batas Atas

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) memantau petugas Dinas Perhubungan saat memeriksa kondisi bus antar kota di Terminal Leuwi Panjang, Bandung, Selasa, 7 Mei 2019. Menhub bersama jajaran Dinas Perhubungan melakukan ramp check untuk menguji kelaikan bus angkutan lebaran 2019. TEMPO/Prima Mulia

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) memantau petugas Dinas Perhubungan saat memeriksa kondisi bus antar kota di Terminal Leuwi Panjang, Bandung, Selasa, 7 Mei 2019. Menhub bersama jajaran Dinas Perhubungan melakukan ramp check untuk menguji kelaikan bus angkutan lebaran 2019. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi mengimbau maskapai penerbangan berbiaya rendah alias low cost carrier menyesuaikan tarifnya menyusul rencana diturunkannya tarif batas atas penerbangan sebesar 12-16 persen.

    Baca juga: Menhub: Penurunan TBA Tiket Pesawat Tak Ganggu Kesehatan Maskapai

    "Kami mengimbau maskapai LCC untuk menyesuaikan tarif paling tidak memberi ruang tarif 50 persen dari tarif batas atas," ujar Budi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin malam, 13 Mei 2019. Dengan demikian, ia berharap masyarakat bisa mendapat tarif yang terjangkau.

    Ia menyatakan telah memperhitungkan beberapa komponen dalam struktur harga pembentuk tarif penerbangan dalam menurunkan tarif batas atas. Sehingga, ia menjamin kebijakan itu tidak akan mengganggu kesehatan keuangan perusahaan. "Angka tersebut memperhitungkan keamanan maskapai, insyaAllah sehat," ujar Budi.

    Kondisi yang mendukung penurunan tarif itu antara lain adalah harga avtur relatif turun. Belum lagi okupansi penerbangan dan performa ketepatan waktu alias on time performance maskapai juga relatif tinggi. Ia mengatakan manajemen bandara yang baik cukup dominan dalam mempengaruhi tarif.

    "Secara detail kenapa kami sampaikan OTP tinggi dan manajemen bandara yang baik mempengaruhi, karena itu bisa membuat penerbangan tepat waktu baik saat lepas landas maupun mendarat, sehingga konsumsi avtur dan penggunaan sumber daya manusia turun. Ini hal penting," ujar dia.

    Karena itu, dengan memperhatikan dan menghitung Harga Pokok Penjualan maskapai, terutama full service, Kemenhub resmi menetapkan penurunan tarif batas atas itu sebesar di kisaran 12-16 persen tergantung rutenya. "Peruntukan untuk jet, tidak termasuk propeller."

    Penurunan sebesar 12 persen akan diberlakukan pada rute-rute gemuk seperti rute di daerah Jawa. Sementara, penurunan lainnya dilakukan pada rute-rute seperti penerbangan ke Jayapura.

    Atas keputusan itu, Budi mengatakan bakal melakukan sosialisasi kepada setiap pemangku kepentingan. Ia juga bakal menggeber surat keputusan ihwal penurunan tarif batas itu. "Kami upayakan dua hari selesai tanda tangan dan efektif," ujar Menhub.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.