Banyak Pemudik Begadang di Pelabuhan, Khofifah Minta Tenaga Kesehatan Ditambah

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggelar rapat koordinasi angkutan Lebaran 2019 bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Kesehatan Nila Moelek, Kabag Operasi Korlantas Kombes Pol Benyamin, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Gedung Negara Granadi, Surabaya, Minggu, 12 Mei 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menggelar rapat koordinasi angkutan Lebaran 2019 bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Kesehatan Nila Moelek, Kabag Operasi Korlantas Kombes Pol Benyamin, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Gedung Negara Granadi, Surabaya, Minggu, 12 Mei 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Kementerian Kesehatan menambah tenaga medis di titik-titik penyeberangan, baik pelabuhan besar maupun pelabuhan angkutan sungai danau dan penyeberangan atau ASDP. Bila antrean di angkutan penyeberangan membludak, Khofifah khawatir penumpang akan terserang penyakit. 
     
     
    “Kalau dimungkinkan, sebaiknya ditambah tenaga kesehatan di titik penyeberangan. Sebab, penumpang harus bermalam di situ hingga tidak tidur untuk menunggu antrean kapal,” ujar Khofifah dalam apat koordinasi angkutan mudik Lebaran 2019 bersama Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Menteri Perhubungan Budi Karya di Gedung Negara Grahadi, Minggu, 12 Mei 2019. 
     
    Tak hanya menyiapkan tenaga medis untuk menangani pasien yang ambruk, Khofifah juga meminta kementerian terkait menyediakan layanan psikososial. Dalam keadaan fisik dan pikiran yang lelah karena perjalanan jauh lagi ramai, pemudik membutuhkan konseling untuk meregangkan pikiran.  
     
     
    Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan kementeriannya telah menyiagakan posko-posko kesehatan di sejumlah titik keramaian. Di antaranya pelabuhan, bandara, stasiun, hingga tepi ruas-ruas jalan tol. Di Jawa Timur, ia menyiapkan 188 pos kesehatan yang akan berjaga selama 24 jam. 
     
    Layanan kesehatan juga tersedia di puskesmas dan rumah sakit. Nila mencatat, saat ini terdapat 797 puskesmas yang akan beroperasi tanpa libur pada masa mudik nanti di provinsi tersebut. Adapun rumah sakit di Jawa Timur berjumlah sepertiganya, yakni 250. 
     
    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk menghindari penumpukan penumpang di sekitar pelabuhan penyeberangan, masyarakat diimbau untuk membeli tiket perjalanan melalui daring atau online. “Beli jauh-jauh hari, jangan mendadak. Kami ingin mengedukasi masyarakat untuk tidak mepet membeli tiket transportasi (laut),” ucapnya dalam rapat tersebut. 
     
    Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnomo, yang turut mendampingi Budi Karya, menyebut telah mengambil langkah antisipasi bila sewaktu-waktu terjadi penumpukan penumpang. Di antaranya menyiapkan kapal tambahan dari Tanjung Perak, Banyuwangi, dan Pulau-pulau sekitar Madura. “KM 1 Nusantara akan beroperasi,” ujarnya. 
     
    Kementerian Perhubungan memprediksi, jumlah pemudik menggunakan angkutan kapal meningkat 4,8 persen ketimbang tahun lalu. Tahun ini, penumpang kapal laut diperkirakan mencapai 1,9 juta. Sedangkan tahun lalu, pada periode yang sama, penumpang angkutan laut hanya 1,8 juta.
     
    Baca berita tentang Khofifah lainnya di Tempo.co.
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perolehan Kursi DPR Pemilu 2019, Golkar dan Gerinda di Bawah PDIP

    Meski rekapitulasi perolehan suara Golkar di Pileg DPR 2019 di urutan ketiga setelah PDIP dan Gerindra, namun perolehan kursi Golkar di atas Gerindra.