BI Batasi Penukaran Uang Rp 3,9 Juta, Ini Paket Pecahannya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil-mobil ATM dari 14 bank melayani penukaran uang rupiah pecahan kecil di Lapangan IRTI Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Juni 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Mobil-mobil ATM dari 14 bank melayani penukaran uang rupiah pecahan kecil di Lapangan IRTI Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Juni 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia atau BI menyiapkan layanan penukaran uang di sekitar 2.900 titik penukaran di seluruh wilayah NKRI termasuk di daerah 3T atau terdepan, terluar, dan terpencil. Terkait hal tersebut, bank sentral menyebutkan setiap orang dibatasi nilai maksimum dalam penukaran uang di setiap titik penukaran yang BI buka.

    Baca: BI: Bulan Pilpres, Optimisme Konsumen Menguat

    "Maksimum penukaran Rp 3,9 juta per orang," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko saat dihubungi, Ahad, 12 Mei 2019.

    Onny mengatakan Bank Indonesia menyiapkan paket pecahan uang dengan nilai Rp 3,9 juta itu. Hal itu agar mempermudah dan mempercepat transaksi penukaran uang.

    Pada kesempatan yang berbeda Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi mengatakan
    untuk nilai itu, BI membagi beberapa paket pecahan atau gepok. Untuk pecahan Rp 20 ribu mendapatkan satu gepok senilai Rp 2 juta. Sementara untuk pecahan 10 ribu juga satu gepok dengan nilai Rp 1 juta.

    "Sedangkan Rp 5 ribu satu gepok senilai Rp 500 ribu, untuk Rp 2 ribu dapat dua gepok senilai Rp 400 ribu. Itu lah dia Rp 3,9 juta. Rp 50 ribunya tidak ada," kata Rosmaya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019.

    Lebih jauh Onny menjelaskan, BI akan membuka 241 titik penukaran uang di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Dia mengatakan masyarakat sudah bisa mengakses penukaran uang mulai besok, 13 Mei hingga 1 Juni 2019. "Semua sedang dipersiapkan untuk Jabodetabek dipersiapkan 241 titik penukaran," kata Onny.

    Onny mengatakan jumlah itu meningkat dibandingkan 2018 yang sebanyak 160 titik. Adapun 241 tersebut salah satunya di kawasan Monumen Nasional atau Monas, Museum Bank Indonesia, Pekan Raya Jakarta, Kepulauan Seribu, rest area KM 57, dan Jaringan perbankan.

    Baca: BI: Hingga 2 Mei 2019, Aliran Modal Asing Capai Rp 131 T

    Selain itu, BI juga menyediakan penukaran uang di seluruh wilayah Indonesia termasuk area terluar, terdepan dan terpencil terdapat sebanyak 2.895 titik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.