Ramadan, Kementan Pastikan Stok 3 Komoditas Peternakan ini Aman

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga banda Aceh memburu daging di pasar daging dadakan untuk merayakan tradisi Meugang. Tradisi yang hanya ada di Aceh itu ditandai dengan memasak daging menjelang Ramadan dan Hari Raya. TEMPO/Adi warsidi

    Warga banda Aceh memburu daging di pasar daging dadakan untuk merayakan tradisi Meugang. Tradisi yang hanya ada di Aceh itu ditandai dengan memasak daging menjelang Ramadan dan Hari Raya. TEMPO/Adi warsidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama bulan Ramadan tahun ini, Kementerian Pertanian memastikan stok produk pangan asal hewan utama seperti daging sapi, daging ayam, dan telur ayam ras dalam kondisi aman. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita mengatakan Kementerian Pertanian terus menjaga ketersediaan pasokan produk pangan asal hewan dalam menghadapi hari besar keagamaan dan nasional.

    Baca: Selama Ramadan, Trafik Data XL Diprediksi Melonjak 30 Persen

    "Berdasarkan data per minggu pada bulan Mei ini, stok daging sapi adalah 65.410 ton, sedangkan kebutuhan ada diangka 59.047 ton, jadi masih ada surplus 6.363 ton yang kita miliki", kata Diarmita dalam keterangan tertulis, Ahad, 12 Mei 2019.

    Menurut Diarmita, stok daging ayam yang tersedia adalah 277.910 ton, dan kebutuhan masyarakat di kisaran 274.382 ton atau surplus 3.528 ton. Untuk telur ayam ras tersedia 243.510 ton dan kebutuhannya 167.144 ton atau surplus 76.366 ton. "Kami harapkan dengan ketersediaan stok yang cukup, harga semestinya stabil di pasaran dan konsumen tenang," ujarnya.

    Selain menjaga harga di level konsumen stabil, kata dia, pemerintah juga berkepentingan agar peternak terjamin. Peternak akan terus pula dijaga mendapatkan harga yang bagus, sehingga masing-masing pihak nyaman dan menikmati hasil yang bagus. "Kementan akan terus melakukan operasi pasar dan memantau perkembangan stok di pasar," kata Diarmita.

    Pemantauan pasar juga dilakukan untuk memastikan pangan asal hewan telah memenuhi prinsip ASUH atau aman, sehat, utuh dan halal. Diarmita menghimbau masyarakat membiasakan membeli produk yang telah memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV) sebagai bentuk jaminan Pemerintah.

    Baca: Sri Mulyani Jamin Harga Terkendali Selama Ramadan

    Diarminta juga mengatakan tim terpadu telah dikerahkan untuk pengawasan produk hewan yang terdiri petugas pengawas kesmavet pusat, dinas peternakan propinsi/kab/kota yang membidangi fungsi peternakan, Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH), Kementerian Agama (BPJPH), dan instansi lain yang terkait pengawasan peredaran produk asal hewan.

    Simak berita terkait Ramadan lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.