Besok, BI Buka 241 Titik Penukaran Uang di Jabodetabek

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pihak bank melayani warga yang menukarkan uang saat pelayanan penukaran uang dibuka oleh belasan perbankan di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, 22 Mei 2018. Beberapa bank BUMN dan swasta mulai membuka layanan penukaran uang baru yang digelar sejak 21 hingga 25 Mei 2018.Dalam layanan penukaran uang baru ini, warga hanya dapat menukarkan uang maksimum sebesar Rp 3,7 juta per KTP. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Pihak bank melayani warga yang menukarkan uang saat pelayanan penukaran uang dibuka oleh belasan perbankan di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, 22 Mei 2018. Beberapa bank BUMN dan swasta mulai membuka layanan penukaran uang baru yang digelar sejak 21 hingga 25 Mei 2018.Dalam layanan penukaran uang baru ini, warga hanya dapat menukarkan uang maksimum sebesar Rp 3,7 juta per KTP. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia akan membuka 241 titik penukaran uang di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko mengatakan, masyarakat sudah bisa mengakses penukaran uang mulai besok, 13 Mei hingga 1 Juni 2019.

    Baca: Mau Tukar Uang untuk Lebaran? Cek Lokasi Kas Keliling BI

    "Semua sedang dipersiapkan untuk Jabodetabek dipersiapkan 241 titik penukaran," kata Onny saat dihubungi, Ahad, 12 Mei 2019.

    Dia mengatakan jumlah itu meningkat dibandingkan 2018 yang sebanyak 160 titik. Adapun 241 tersebut salah satunya di kawasan Monumen Nasional atau Monas, Museum Bank Indonesia, Pekan Raya Jakarta, Kepulauan Seribu, rest area KM 57, dan Jaringan perbankan.

    Selain itu, BI juga menyediakan penukaran uang di seluruh wilayah Indonesia termasuk area terluar, terdepan dan terpencil terdapat sebanyak 2.895 titik. "Persiapan lancar dengan melalui kerja sama dan pengerahan layanan kas keliling BI, kerjasama dengan Bank Umum, BPT, dan istansi," ujar Onny.

    Dalam kesempatan yang berbeda, Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi mengatakan layanan tersebut merupakan sinergi Bank Indonesia dengan perbankan untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1440 H.

    "Kegiatan yang mengambil tema Rupiah Untuk Negeri: Titik Sinergi Bank Indonesia dan Perbankan Melayani Negeri itu, dilakukan dengan membuka kegiatan kas keliling di titik keramaian, kantor perbankan dan instansi lain termasuk di jalur mudik," ujar Rosmaya di Gedung BI, Jumat, 12 Mei 2019.

    Baca: Selama Ramadan dan Lebaran 2019, BNI Siapkan Uang Tunai Rp 57,2T

    Menurut Rosmaya, Bank Indonesia siap untuk melayani kebutuhan masyarakat dan menyiapkan strategi pemenuhan uang rupiah melalui kebijakan distribusi uang dan layanan kas yang prima. Strategi tersebut dapat dilihat dari dua aspek yaitu strategi internal dan strategi eksternal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.