Jalan Tol Pandaan - Malang Siap Digunakan Mudik Lebaran

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik mengantre di <i>gate</i> tol darurat Kertasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu, 13 Juni 2018. Pada H-3, kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah yang melintasi jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang mencapai 22 ribu dan diperkirakan puncak arus mudik terjadi pada sore dan malam hari. ANTARA

    Kendaraan pemudik mengantre di gate tol darurat Kertasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu, 13 Juni 2018. Pada H-3, kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah yang melintasi jalan tol fungsional Pejagan-Pemalang mencapai 22 ribu dan diperkirakan puncak arus mudik terjadi pada sore dan malam hari. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan Tol Pandaan-Malang seksi I-III sepanjang 30 kilometer bisa digunakan untuk memperlancar arus mudik dan arus balik Lebaran 2019. Jalan tol sepanjang 38,48 kilometer terdiri dari lima seksi pengerjaan dengan total pembiayaan Rp 5,97 triliun.

    BACA: Tarif 13 Ruas Jalan Tol Bakal Naik Tahun Ini

    Konstruksi sudah rampung, lampu dan rambu-rambu sudah terpasang sepanjang jalan tol seksi I sampai III alias dari Kecamatan Pandaan di Kabupaten Pasuruan hingga Desa Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Sedangkan seksi IV dan V—dariSingosari ke Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang—masih dalam pengerjaan.

    Jalan tol Seksi I memanjang dari Pandaan sampai Purwodadi di Kabupaten Pasuruan. Seksi II membentang dari Purwodadi sampai Lawang di Kabupaten Malang, disambung Seksi III dari Lawang sampai Singosari. Seksi IV menghubungkan Singosari sampai Pakis, serta Seksi V menghubungkan Pakis dan Sawojajar.

    Menurut Direktur Teknik PT Jasa Marga Pandaan-Malang (JPM) Siswantono, JPM sudah melakukan uji layak fungsi tol dari Pandaan ke Singosari. “Insya Allah, seksi I sampai III siap digunakan. Selanjutnya kami tunggu keputusan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” kata Siswantono, Jumat, 10 Mei 2019.

    Selain itu, JPM sedang menyelesaikan pembangunan underpass di pertigaan Karanglo. Penggunaan underpass diujicobakan mulai Jumat malam ini hingga Senin, 13 Mei.

    Uji coba dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik underpass kelancaran lalu lintas dari arah Surabaya maupun Malang yang selama ini sering mengalami penumpukan kendaraan persimpangan yang mengarah ke Surabaya, Malang, dan Kota Batu. Karena uji coba dilakukan malam hari, kemungkinan besar arus lalu lintas lancar-lancar saja.

    “Untuk hari ini, pembukaan (underpass) dilakukan mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. Sementara hanya satu jalur dulu dari Surabaya ke Malang. Jam operasional selama uji coba bisa saja berubah, disesuaikan dengan proses konstruksi,” ujar Siswantono.

    Sebelumnya, Jumat pagi tadi, underpass Karanglo sempat dibuka dari pukul 07.00 WIB hingga 08.00 WIB. Underpass sempat dibuka karena petugas sedang melakukan pengaspalan di samping pabrik rokok Bentoel dan jalan di atas underpass. Kemajuan pembangunan underpass sudah mencapai 85 persen. Pengerjaan underpass saat ini difokuskan pada penghalusan aspal jalan penghubung antara arteri dan underpass serta pemasangan dinding.

    Pembangunan underpass sepaket dengan pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang sebagai solusi mengatasi kemacetan di sekitaran pintu tol Karanglo.

    Sebelumnya, Direktur Utama PT JPM Agus Purnomo mengatakan, JPM hingga kini masihmenunggu keputusan dari Kementerian PUPR. Kementerian sudah melakukan uji layak fungsi kembali untuk seksi I-III sepanjang 8-10 Mei tahun ini. Agus dan anak buahnya saat ini menanti keluarnya sertifikat layak operasi atau SLO yang dikeluarkan Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sehingga bisa diresmikan penggunaannya oleh Presiden Joko Widodo.

    “Jika SLO keluar, maka jalan tol Pandaan-Malang bisa diresmikan penggunaannya. Kami targetkan, sebelum Lebaran operasional jalan tol bisa diresmikan,” ujar Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.