Mentan Yakin Tak Perlu Impor Bawang Putih Tambahan Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat dijumpai di kantor BPK, Jakarta Selatan, Senin, 21 Mei 2018. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat dijumpai di kantor BPK, Jakarta Selatan, Senin, 21 Mei 2018. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman hingga akhir tahun ini tidak akan ada lagi tambahan impor bawang putih.

    Baca: Bulog Sebut Dihalangi Impor Bawang Putih, Darmin: Tanya Kemendag

    Pasalnya, pemerintah sudah mengeluarkan rekomendasi impor bawang putih sebanyak 115 ribu ton menjelang bulan Ramadan. Ditambah lagi ada kenaikan signifikan luas lahan yang ditanami bawang, dari semula hanya 1.000 hektare menjadi 20.000-30.000 hektare.

    “Naik 2.000 persen tanaman bawang kita. Kita akan mengembalikan kejayaan bawang kita. Kita jadikan bibit dulu supaya lebih cepat swasembada,” katanya di Istana Negara, Jumat, 3 Mei 2019.

    Dari 115.000 ton bawang putih yang diimpor, kata Amran, sudah sekitar 80 ton yang masuk ke Indonesia. Dengan begitu, ia optimistis harga bawang putih bakal berangsur turun ke depan. Berdasarkan data Informasi Pangan Jakarta, harga rata-rata bawang putih terus melonjak dan sudah mencapai Rp 51.340 per kilogram pada Kamis lalu. 

    Sebelumnya, persoalan impor bawang putih sempat berpolemik karena Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menolak mengeluarkan rekomendasi impor. Padahal, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor bawang putih guna menjaga pasokan di pasar menjelang Ramadan.

    Upaya menurunkan harga bawang putih juga telah dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dengan melakukan operasi pasar di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur melalui importir PT Mahkota Abadi Prima Jaya. Operasi pasar dilakukan demi menstabilkan harga bawang putih di pasaran yang saat ini sudah menyentuh kisaran harga Rp 43 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram.

    "Hari kita mengadakan operasi pasar demi ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Tjahja Widayanti saat ditemui di Pasar Induk Kramat Jati pada Kamis, 18 April 2019.

    Baca: 7 Perusahaan Swasta Ditugasi Impor Bawang Putih 100 Ribu Ton

    Dari pantauan Tempo, sebuah truk kuning berisi bawang putih impor milik PT Mahkota Abadi Prima Jaya sudah mangkal di Pasar Induk Kramat Jati sejak pukul 14.00 WIB. Jumlah bawang yang dimuat mencapai 8 ton atau 400 karung. Di sampingnya, puluhan pedagang pasar antre untuk mendapatkan bawang putih dengan harga miring ini.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.