Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

RI Genjot Infrastruktur, Sri Mulyani Harap Berimbas ke ASEAN

image-gnews
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir dalam pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara ASEAN bersama Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan (ASEAN+3) di sela Sidang Tahunan Asian Development Bank (ADB) ke-52 di Nadi, Fiji, Kamis, 2 Mei 2019. Sumber: Kementerian Keuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir dalam pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara ASEAN bersama Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan (ASEAN+3) di sela Sidang Tahunan Asian Development Bank (ADB) ke-52 di Nadi, Fiji, Kamis, 2 Mei 2019. Sumber: Kementerian Keuangan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyuarakan komitmen Indonesia untuk mengembangkan kebijakan fiskal dan moneter dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Komitmen ini disampaikan dalam pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara ASEAN bersama Cina, Jepang, dan Korea Selatan (ASEAN+3).

Baca: Sri Mulyani Sebut Infrastruktur Kunci Pertumbuhan Berkualitas

Sri Mulyani menyampaikan bahwa komitmen tersebut tercermin dalam kebijakan anggaran Indonesia. Kebijakan anggaran saat ini menekankan pada kualitas dan pengeluaran yang produktif untuk infrastruktur dan pembangunan manusia.

“Saya berharap investasi infrastruktur besar-besaran Indonesia dalam beberapa tahun terakhir akan menghasilkan peningkatan nyata terhadap daya saing dan produktivitas ekonomi secara keseluruhan,” kata Sri Mulyani dalam pertemuan yang diadakan di sela Sidang Tahunan Asian Development Bank (ADB) ke-52 di Nadi, Fiji, Kamis, 2 Mei 2019, dikutip dari keterangan resmi Kementerian Keuangan.

Selain itu, kata Sri Mulyani, Indonesia juga berkomitmen mempertahankan reformasi struktural untuk mendukung iklim bisnis dan investasi. Salah satunya dalam mendorong diversifikasi ekonomi dari komoditas untuk mendukung industrialisasi dan pengembangan sektor jasa.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sementara di tataran regional, kata Sri Mulyani, Indonesia juga mendorong penguatan daya saing dan kerja sama kawasan untuk mengurangi ketergantungannya pada guncangan eksternal. Caranya yaitu melalui penguatan perdagangan dan investasi intra-regional di antara anggota ASEAN+3.

Baca: RI Negeri Cincin Api, Sri Mulyani Ingin Genjot Energi Panas Bumi

Selain itu, Sri Mulyani juga menekankan perlunya pengembangan kerja sama kawasan dalam hal dukungan pembiayaan infrastruktur dan pengembangan sektor pariwisata. "Seperti langkah yang dilakukan oleh Indonesia untuk membentuk ‘New Bali’,” ujarnya.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Tanggapan OJK terkait Pinjol di Balik Pembunuhan Mahasiswa UI, Promo Tiket Pesawat Rp 0 ke Vietnam

9 jam lalu

Ilustrasi: Rio Ari Seno
Terkini: Tanggapan OJK terkait Pinjol di Balik Pembunuhan Mahasiswa UI, Promo Tiket Pesawat Rp 0 ke Vietnam

Terkini: Tanggapan OJK terkait kasus Pinjol di balik pembunuhan mahasiswa UI, promo tiket pesawat Rp 0 ke Vietnam.


Sri Mulyani Ingin Pembayaran Pajak Semudah Beli Pulsa, Dirjen Pajak: Insyaallah Tahun Depan

11 jam lalu

Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo saat Konferensi Pers Sinergi Kemenkeu dan KPK dalam Pengawasan Kepegawaian di Jakarta, Rabu, 1 Maret 2023. Wamenkeu menegaskan upaya pengawasan atas integritas di dalam Kementerian Keuangan dilakukan dalam kerangka kerja integritas yang menggunakan three lines of defense. Tempo/Tony Hartawan
Sri Mulyani Ingin Pembayaran Pajak Semudah Beli Pulsa, Dirjen Pajak: Insyaallah Tahun Depan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati ingin pembayaran pajak semudah beli pulsa. Dirjen Pajak Suryo Utomo menanggapi.


Sri Mulyani Sebut Tak akan Berhenti Koreksi Jika Jajaran Pajak Lakukan Kesalahan

12 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan saat konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa, 31 Januari 2023. Kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di 2023 didorong oleh meningkatnya konsumsi dan investasi masyarakat hingga penyetopan kebijakan zero Covid-19 di Cina.  TEMPO/Tony Hartawan
Sri Mulyani Sebut Tak akan Berhenti Koreksi Jika Jajaran Pajak Lakukan Kesalahan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pihaknya akan terus melakukan koreksi jika jajaran Direktorat Jenderal Pajak maupun Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan kesalahan.


Terkini: Lion Air Mulai Penerbangan Umrah ke Arab Saudi, Sri Mulyani Sebut Pajak Itu Tidak Menyeramkan

15 jam lalu

Pesawat Batik Air dan Lion Air. TEMPO/Imam Sukamto
Terkini: Lion Air Mulai Penerbangan Umrah ke Arab Saudi, Sri Mulyani Sebut Pajak Itu Tidak Menyeramkan

Maskapai Lion Air memulai penerbangan umrah periode 1445 Hijriah dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh menuju Arab Saudi.


Sri Mulyani: Pajak Bukanlah Sesuatu yang Mengerikan

17 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan transaksi mencurigakan senilai Rp 349 triliun di Kemenkeu setelah rapat kerja bersama Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin, 27 Maret 2023. TEMPO/ Moh Khory Alfarizi
Sri Mulyani: Pajak Bukanlah Sesuatu yang Mengerikan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan edukasi mengenai pajak ke masyarakat. Dia menjelaskan mengenai kegunaan pajak dan kewajiban masyarakat membayar pajak.


Ma'ruf Amin Sebut IKN Bisa jadi Magnet Pertumbuhan: Meningkatkan Investasi dan Mengurangi Kesenjangan

1 hari lalu

Suasana proyek pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa, 30 Mei 2023. Progres pembangunan IKN Nusantara secara keseluruhan hingga saat ini telah mencapai 29,45 persen. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Ma'ruf Amin Sebut IKN Bisa jadi Magnet Pertumbuhan: Meningkatkan Investasi dan Mengurangi Kesenjangan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin optimistis IKN Nusantara bakal menjadi magnet pertumbuhan ekonomi baru dan mendorong arus perdagangan di Kalimantan Timur.


DPR RI Ajukan 6 Poin Strategis untuk Draf Resolusi AIPA ke-44

1 hari lalu

Anggota DPR RI Fadli Zon. Foto : Dok/Man
DPR RI Ajukan 6 Poin Strategis untuk Draf Resolusi AIPA ke-44

Saat ini setiap kawasan, tak terkecuali ASEAN, dihadapkan pada fenomena shifting paradigm


Erick Thohir Minta Masukan Sri Mulyani tentang Pendanaan Tol Bocimi Seksi III

1 hari lalu

Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi II ruas Cigombong-Cibadak, di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
Erick Thohir Minta Masukan Sri Mulyani tentang Pendanaan Tol Bocimi Seksi III

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan perlu diskusi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait pendanaan pembangunan jalan Tol Bocimi seksi III.


Terkini: Longspan LRT Jabodebek Versi Jokowi, Formasi CASN 2023 Didominasi Honorer

2 hari lalu

Kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) melintas di jembatan rel lengkung (longspan) LRT Kuningan, Jakarta, Rabu 2 Juli 2023. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyebutkan konstruksi jembatan lengkung dari Gatot Subroto menuju ke Kuningan salah desain sehingga menyebaBkan rangkaian kereta LRT yang melintas harus berjalan melambat. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Terkini: Longspan LRT Jabodebek Versi Jokowi, Formasi CASN 2023 Didominasi Honorer

Berita-berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Jumat petang dimulai dari respons Jokowi atas jembatan lengkung bentang panjang atau longspan LRT.


Forum ASEAN di Yogya: Desa Wisata Butuh Dukungan Sektor Digital

2 hari lalu

Forum ASEAN di Yogya turut menyoroti persoalan desa wisata yang lokasinyanya berada di pinggiran, Kamis (3/8). Dok.istimewa
Forum ASEAN di Yogya: Desa Wisata Butuh Dukungan Sektor Digital

Di Yogyakartai, banyak desa wisata memiliki berbagai produk terutama kerajinan berkualitas. Mulai dari batik hingga yang memanfaatkan bahan alam.