Pertamina Siagakan Puluhan Pom Bensin di Sepanjang Tol Trans Jawa

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menguji coba kendaraan bermuatan Pertamax dan Pertamax Dex yang dikendarai Satgas BBM di rest area Jalan Tol Cipali KM 102, Jawa Barat, Rabu, 6 Juni 2018. Sepeda motor itu akan mendatangi kendaraan pemudik sambil membawa BBM paket 5 liter dan 10 liter. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas menguji coba kendaraan bermuatan Pertamax dan Pertamax Dex yang dikendarai Satgas BBM di rest area Jalan Tol Cipali KM 102, Jawa Barat, Rabu, 6 Juni 2018. Sepeda motor itu akan mendatangi kendaraan pemudik sambil membawa BBM paket 5 liter dan 10 liter. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer PSO Retail Fuel Marketing PT Pertamina (Persero) Agus Taufik Harahap menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas di sepanjang ruas Tol Trans Jawa khususnya untuk mengamankan Arus Mudik dan Arus Balik 2019.

    Baca: Lebaran 2019, Konsumsi BBM Bakal Melonjak 15 Persen

    Menurut Agus, jalur mudik mulai dari Merak sampai dengan Jawa Timur saat ini telah tersedia 38 SPBU tipe A, SPBU di rest area tipe A dalam proses pengerjaan 17 titik, SPBU rest area tipe B 17 titik, dan tipe C atau parking bay sebanyak enam titik. Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan 40 SPBU Modular, tujuh kios BBM kemasan dan empat mobile dispenser.

    Sementara itu, untuk seluruh rest area di seluruh Tol Trans Jawa sampai Jawa Timur, Agus memastikan Pertamina akan memberikan tambahan layanan BBM. Tambahan layanan itu diberikan dalam bentuk kios, motoris, mobil dispenser dan juga kantong BBM. “Kami juga memberikan fasilitas di jalur Cipali sampai Jawa Tengah hingga jalur selatan sebanyak delapan titik,” ungkap Agus.

    Sebelumnya, Pertamina memprediksi pada musim mudik tahun ini terdapat peningkatan penggunaan kendaraan pribadi sebanyak 10,6 juta unit atau naik 13 persen dibanding 2018. Sedangkan untuk konsumsi BBM gasoline (Pertamax, Turbo, Pertalite, dan sebagainya) diprediksi bertambah 15,78 persen. Sementara konsumsi BBM gasoil (avtur dan solar) menurun 10,45 persen.

    Terkait hal itu, Kantor Staf Presiden melakukan cek lapangan terhadap pasokan bahan bakar minyak atau BBM. Tim yang dipimpin oleh Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo memeriksa satu per satu kesiapan SPBU di sepanjang tol Trans Jawa.

    “Kami sudah meminta para pemangku kepentingan terkait agar memastikan ketersediaan bahan bakar yang mudah didapat. Baik ketersediaan maupun akses menuju SPBU yang kerap terhambat ketika arus kendaraan begitu tinggi,” kata Darmawan seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis 2 Mei 2019.

    Dalam keterangan resmi tersebut, dijelaskan bahwa tim ini memiliki tugas untuk mengoordinasikan dan menyinergikan pengelolaan arus mudik Lebaran 2019. Adapun salah satu hal penting yang menjadi perhatian pemerintah adalah ketersediaan bahan bakar memadai di sepanjang jalur arus mudik dan arus balik, terutama ruas-ruas tol.

    Baca: Impor Minyak Turun 52 Persen, Pertamina Hemat Rp 20 Triliun

    Pada Kamis 2 Mei 2019, tim Kantor Staf Presiden bergerak menyusuri ratusan kilometer tol Trans Jawa dari Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Pejagan-Pemalang-Semarang-Solo hingga memasuki Jawa Timur. 

    Simak berita lainnya terkait Pertamina di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?